Siantar — Pengerjaan proyek sejumlah drainase yang dikerjakan bersamaan sejak beberapa hari lalu menyebabkan kemacetan lalu lintas sering terjadi. Kemacetan ini disebabkan aktifitas pengerjaan, rambu pengerjaan, dan material yang diletakkan di badan jalan.
Salah satu kemacetan terparah terpantau Kamis (18/12) pagi, di Jalan Sangnaualuh, sekitar pukul 10.30 WIB.
Di kemacetan ini, kendaraan yang berhenti dan merayap berbaris mulai dari depan Megaland hingga lampu merah Jalan S Parman (simpang Jalan Ahmad Yani).
Baca juga: Proyek “Kejar Tayang” ala Kepemimpinan Hefriansyah Tutup Jalan hingga Pipa Air Terputus
Sejumlah personel kepolisian dan TNI terlihat turun untuk mengurai kemacetan.
“Ini kerugian besar bagi masyarakat karena kendaraan kita yang berhenti ini kan bakar minyak sia-sia istilahnya. Berapa minyak dari satu kendaraan yang terbakar di sini, kalikan dengan jumlah kendaraan yang mengantri di kemacetan ini, kan besar kerugian masyarakatnya,” ujar seorang pengendara.
Selain kemacetan, pengerjaan proyek yang terkesan tidak hati-hati juga terlihat telah menyebabkan kerusakan trotoar yang ada sekitar lokasi proyek. [nda]




















