isiantar.com – Ketua Komisi II DPRD Kota pematangsiantar, OW Harry Dharmawan, terkesan bersikap pasif atas kisruh yang terjadi di Pasar Horas.
Sebelumnya, lewat wawancara dengan kelompok-kelompok pedagang di Pasar Horas tentang sejumlah permasalahan di pasar tersebut, baik kelompok yang mendukung maupun kelompok menolak pembangunan gedung baru mengaku kecewa dengan sikap Komisi II DPRD yang membidangi hal ini, karena dinilai tidak aktif mencari solusi atas persoalan-persoalan yang menghinggapi pedagang di pasar tersebut.
Salah satu kekecewaan ini sempat diutarakan salah seorang penasehat Aliansi Pedagang Pasar Tradisonal (AP2T) Hulman Sihombing saat diwawancarai beberapa waktu lalu.
Hulman mengatakan, pihaknya kecewa dengan DPRD sebab sejak tahun 2016 lalu pihaknya sudah meminta DPRD membentuk Panitia Khusus (Pansus) agar persoalan-persoalan yang dialami pedagang bisa diselesaikan secara baik dan cepat. Namun hingga kini, DPRD khususnya Komisi II yang membidangi soal ini, tidak juga bergeming atas harapan ribuan pedagang tersebut.
Ketika ditemui pada Jumat siang (18/5/2018) di kompleks DPRD, dan ditanyakan secara langsung bagaimana sesungguhnya pandangan OW Harry Dharmawan atas gejolak yang terjadi di Pasar Horas selama ini — yang sampai-sampai pedagang kembali unjukrasa selama berhari-hari, OW terkesan mengelak untuk menjawab.
Politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini hanya mengatakan bahwa saat itu dia sedang akan mengantarkan rekannya yang juga anggota DPRD, yakni Arapen Ginting ke sebuah tempat. Ia mengatakan hal itu dengan gesturnya yang seolah sedang terburu-buru. [nda]




















