Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Senin, Agustus 10, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Ketimpangan Ekonomi di Kota Siantar Kian Meningkat

by Redaksi
26/02/2018
in Fokus, Peristiwa, Utama
0
Rumah yang didirikan warga di tepi sungai rawan banjir. (foto: nda)

Rumah yang didirikan warga di tepi sungai rawan banjir. (foto: nda)

Share on FacebookShare on Twitter

isiantar.com – Dalam buku Statistik Daerah Kota Pematangsiantar 2016 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat angka Gini Ratio mengalami kenaikan dari 0,29 menjadi 0,36.

Gini Ratio merupakan ukuran ketidakmerataan atau ketimpangan agregat yang angkanya berkisar antara nol (pemerataan sempurna) hingga satu (ketimpangan yang sempurna). Artinya semakin tinggi angka Gini Ratio, berarti kesenjangan antara orang kaya dan orang miskin semakin lebar.

Penjelasan mengenai Gini Ratio itu juga secara eksplisit disampaikan dalam buku yang diterbitkan BPS tersebut. Di situ dituliskan: “Pada Tahun 2015 Gini Ratio Kota Pematangsiantar meningkat dari 0,29 menjadi 0,36 yang berarti distribusi pendapatan yang ada semakin tidak merata.”

Sumber: BPS Kota Pematangsiantar

Selain soal ketimpangan ekonomi, dalam buku tersebut juga terlihat tingkat inflasi yang cukup tinggi di kota ini. Bahkan dalam beberapa tahun kalender, terlihat angka inflasi di Siantar lebih tinggi dari provinsi maupun nasional.

Sumber: BPS Kota Pematangsiantar

Mengenai gap ketimpangan ekonomi yang kian melebar, beberapa pihak menilai penyebabnya adalah ketidakmerataan pembangunan di kota ini. Pembangunan yang dilakukan dengan menggunakan dana para pembayar pajak seolah tersentralisasi hanya pada beberapa titik saja.

“Makanya dari dulu Siantar itu seolah hanya (Jalan) Sutomo dan (Jalan) Merdeka saja. Padahal ada beberapa kecamatan lain yang seharusnya juga ‘dihidupkan’. Misalnya Kecamatan Sitalasari dan (Kecamatan) Martoba. Karna warga yang di kecamatan itu kan warga Siantar juga, pembayar pajak juga,” tutur M Hutagaol salah seorang warga Jalan Rakutta Sembiring, Senin (14/8/2017).

Hutagaol menyadari untuk menurunkan kesenjangan itu bukanlah perkara mudah. Selain adanya niat, juga dibutuhkan kemampuan manajerial yang baik dari pemimpin pemerintahan di kota ini. [nda]

Tags: BPS PematangsiantarEkonomi SiantarGini RatioInflasiKesenjangan Ekonomi
Share14TweetPin

Related Posts

Ada 1.000 Loker pada Job Fair yang Akan Digelar Pemko Siantar

by Redaksi
17/07/2026
0

...

Wesly Silalahi Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026

by Redaksi
20/06/2026
0

...

Walikota Siantar Hadiri Konsultasi PDRB dan Indikator Sosial Ekonomi Regional Sumut

by Redaksi
19/10/2025
0

...

Wesly Silalahi Terima Kunjungan Pejabat Pusat BPS

by Redaksi
30/08/2025
0

...

Sediakan 200 Karung Beras per Kecamatan, Pemko Siantar kembali Gelar Pasar Murah

by Redaksi
10/08/2025
0

...

Warga Siantar Diminta Beri Data Akurat ke Petugas Pendataan

by Redaksi
26/07/2025
0

...

Pemko Siantar Sosialisasi Perpres tentang Wajib Lapor Lowongan Pekerjaan

by Redaksi
17/07/2025
0

...

TPAKD Siantar Diminta Selaraskan Program dengan Kebutuhan Ekonomi Daerah

by Redaksi
12/03/2025
0

...

Tinjau Penyaluran Bantuan Beras, Susanti Harap Masyarakat Manfaatkan Sebaik-baiknya

by Redaksi
05/06/2024
0

...

Susanti Dewayani Patut Evaluasi Semua Camat

by Redaksi
01/03/2024
0

...

Terkini...

Kontrak 30 Tahun Pengelolaan Taman Hewan Siantar Berakhir

08/08/2026

Manajerial Pemko Siantar: Puluhan Tahun Agendakan Nambah Lahan 573 Hektar, yang Terjadi Malah Hilang 405 Hektar

07/08/2026
Tampak keberadaan para pedagang di atas trotoar Jalan Jendral Sudirman. Trotoar yang luas yang dulunya dibangun untuk menegaskan estetika dan tempat jogging bagi masyarakat Siantar, meski fungsi utamanya adalah untuk pejalan kaki. (isiantar/nda)

Citra Siantar akan Berubah, Pedagang di Trotoar Pusat Kota akan Dilegalkan

06/08/2026

Gerakan 2.000 Pohon GAMKI Dimulai dari Siantar Timur

04/08/2026

Pecat Tiga Relawan Perempuan, Kepala SPPG Siantar Marihat Minta Maaf ke Wartawan

03/08/2026

Walikota Diwakili Sekda Jenguk Korban Longsor di Siantar

31/07/2026

Longsor di Siantar, 8 Orang Korban Luka-luka

31/07/2026

Pelatihan Calon Manajer Kopdes Berakhir

31/07/2026

Walikota Siantar Ajak Pengurus IDI Siantar – Simalungun Berkolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan

31/07/2026

Sudarsono Sipayung Dilantik Jadi Kepala Disdukcapil

31/07/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In