isiantar.com – Dua bulan setelah diresmikan medio April lalu, Beg’s Coffee semakin memiliki banyak pelanggan. Dan dengan dimulainya Piala Dunia 2018, warkop ini mengajak pelanggannya untuk nonton bareng (nobar) dalam suasana bersaja namun lumayan eksotik.
Nama Beg’s Coffee yang diambil dari panggilan pemiliknya ini, hadir membawa niat memperkenalkan citarasa kopi sejati. Jika warkop pada umumnya hanya menyajikan kopi yang diracik secara tradisional, dan cuma itu, maka di Beg’s Coffe menu yang disaji dengan berbahan dasar kopi cukup beragam bak warkop di luar negeri.
Meskipun begitu, kata pemiliknya, Beg’s Coffee yang beralamat di Jalan Adam Malik No 56 ini akan menghindari eksklusifitas di sisi harga. “Kita berani bertaruh kalau untuk harga kita lebih bersaja. Karena target kita juga mensosialisasikan cita rasa kopi, harga kita yang paling merakyat di banding yang lain,” kata Frans Pranata Simbolon, pemilik Beg’s Coffe, dalam gelaran launching di pertengahan April lalu.
Acara nobar Piala Dunia 2018 yang sekarang digelar, kata Frans, juga semacam bagian dari keinginan manajemen Beg’s Coffee untuk menyenangkan pelanggannya, dan tidak membuat kenaikan harga seperser pun.

“Di Beg’s Coffee kita ingin menunjukkan kepada pelanggan kita, bahwa rasa yang dihasilkan dari olahan kopi itu sebenarnya sangat banyak sekali. Dengan alat yang berbeda, proses yang berbeda, maka akan menghasilan citarasa yang berbeda pula,” kata pria lulusan Fakultas Hukum USI yang juga punya impian mengangkat derajat para petani kopi ini. (*)






















