isiantar.com – Penelitian telah banyak memberitahu kita manfaat tersenyum — ekspresi yang biasanya spontan di saat kita dihinggapi rasa gembira. Namun, tahukan Anda bila ternyata senyum-yang-pura-pura juga memberikan manfaat yang luar biasa? Ini manfaatnya…
1. Membuat tampak lebih menarik
Ada daya tarik otomatis dari raut wajah yang sedang tersenyum. Maka itu bila ingin tampak lebih menarik, Anda bisa melakukannya cukup dengan mengembangkan senyuman. Juga ada nilai plus lain dari “tersenyum secara sadar” ini, yakni, Anda sedang membagikan getaran kebaikan.
Hasil sejumlah penelitian, otak si penerima senyuman Anda, atau otak dari orang yang Anda beri senyuman, seketika akan “menyala” ketika melihat senyum Anda. Apalagi jika itu senyuman yang hangat. Ditambah bila Anda tersenyum sembari menanamkan niat positif di pikiran Anda, wah… efeknya akan dahsyat!
2. Menurunkan stres, membuat lebih bahagia
Jika Anda sedang stres atau merasa sedang “negatif”, Anda bisa keluar sendiri dari perasaan itu cukup dengan melebarkan senyuman di wajah Anda. Sebab hasil penelitian menunjukkan bahwa senyum-yang-paling-dipaksa pun bisa menormalkan denyut jantung dan tekanan darah.
3. Tersenyum memproduksi Endorfin dan serotonin
Hormon Endorfin adalah senyawa kimia yang membuat seseorang merasa senang, atau sederhananya bisa disebut sejenis hormon penghilang rasa sakit. Endorphin diproduksi oleh tubuh kita (kelenjar pituitary) di saat kita merasa bahagia (tertawa) dan saat sedang istirahat yang cukup. Zat ini bertindak seperti morphine (morfin), bahkan dikatakan 200 kali lebih besar dari morphine.
Serotonin adalah bahan kimia otak yang dapat membantu memperbaiki suasana hati — mengurangi kesedihan dan depresi. Serotonin juga mempengaruhi perasaan kasih sayang. Hasil sebuh studi, seseorang yang memiliki aktivitas serotonin yang lebih rendah kadar perasaan kasih sayangnya tidak sebaik orang yang memiliki aktivitas serotonin normal
4. Menginterupsi/menghentikan kecenderungan alami otak berpikir negatif
Tersenyum akan me-refresh ulang otak Anda dan menciptakan pola berfikir yang lebih positif.
Jadi, tersenyum di dalam situasi dimana kita sedang gugup, ataupun sedang dirudung emosi negatif lainnya, akan mengubah pola kerja otak kita menjadi lebih positif.
Contoh, jika Anda gugup saat sedang melakukan presentasi di depan banyak orang, tersenyumlah…. Semakin Anda melakukannya (tersenyum), semakin cukup Anda memberitahu otak Anda bahwa pengalaman yang sedang Anda lakukan adalah hal yang positif. [feb]




















