Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Senin, Agustus 10, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Bedah Buku “Gus Hery Harianto Azumi: Nakhoda Abad Kedua NU”

by Redaksi
22/06/2026
in Komunitas
0
Share on FacebookShare on Twitter

Kediri — Acara bedah buku “Gus Hery Harianto Azumi: Nakhoda Abad Kedua NU” yang digelar di sela-sela saat berlangsungnya Konbes dan Munas Alim Ulama NU di Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso Kediri, Senin (22/6), menghadirkan pembacaan mendalam terhadap pemikiran Gus Hery Harianto Azumi yang dinilai membawa arah baru bagi NU.

Forum ini menghadirkan empat pembedah dengan sorotan kuat.

Sebagai Pengendali Forum, Imran Simanjuntak, Ketua STAI Samora Pematangsiantar, dalam kesimpulannya menegaskan bahwa Gus Hery menawarkan pemikiran NU yang reflektif dan universal. Sebuah pendekatan yang menurutnya sangat dibutuhkan NU dalam memasuki abad kedua.

“Gus Hery tidak hanya bicara tentang NU sebagai organisasi, tetapi tentang NU sebagai peradaban. Pemikirannya reflektif, menukik ke akar tradisi, namun sekaligus universal karena mampu menjawab tantangan global,” ujar Imran.

Ia menilai reflektivitas Gus Hery tampak dari cara tokoh tersebut membaca ulang khazanah pesantren, sejarah NU, dan dinamika sosial umat. Sementara sifat universalnya terlihat dari keberanian membuka dialog ilmiah dan terbuka dengan dunia internasional, pengalaman lintas negara, serta gagasan tentang Islam yang inklusif.

“Beliau mengajak NU untuk kembali pada jati diri, tetapi juga membuka diri. Ini pemikiran yang tidak banyak dimiliki tokoh muda NU,” papar Imran.

Para pembedah memperkuat gambaran tentang pemikiran Gus Hery yang dianggap mampu menjembatani tradisi dan modernitas.

KH. Ahmad Husen Jali, Pengasuh Pesantren Al-Husaini Bandung, menyebut bahwa Gus Hery memiliki kemampuan membaca tradisi pesantren secara mendalam namun tetap progresif.

“Gus Hery itu reflektif. Ia tidak tergesa-gesa dalam melihat persoalan. Tradisi ia pahami, modernitas ia pelajari,” ujarnya.

Sementara KH. Moch. Hilmi Ashiddiqie Al-Aroky, menilai bahwa universalitas pemikiran Gus Hery lahir dari pengalaman internasionalnya.

“Pengalaman beliau di berbagai negara dan jejaring globalnya membuat cara pandangnya lebih luas. Ia membawa perspektif dunia Islam yang lebih universal,” kata Hilmi.

Prof. Subakir, mantan Ketua PCNU Kota Kediri, menambahkan bahwa pemikiran Gus Hery sangat relevan untuk memperkuat tata kelola NU. “Beliau memahami bahwa NU membutuhkan manajemen yang lebih profesional. Buku ini menunjukkan arah itu,” ujarnya yakin.

Acara bedah buku ini menjadi sisi lain dari ruang Konbes dan Munas. Dan Pesantren Al-Falah Ploso kembali menjadi ruang lahirnya gagasan besar NU, mempertemukan kiai, akademisi, dan aktivis dari berbagai daerah.

Forum ditutup dengan harapan bahwa pemikiran reflektif dan universal ala Gus Hery dapat menjadi fondasi bagi NU dalam membangun peradaban Islam yang moderat, inklusif, dan berdaya saing global. (im)

Tags: NasionalismePCNU PematangsiantarPemuda Islam
ShareTweetPin

Related Posts

YPU Siantar Apresiasi Pemko atas Program Keumatan yang Berdampak Langsung ke Masyarakat

by Redaksi
30/07/2026
0

...

Pemko Dukung Raker dan Pelantikan Pengurus Dewan Masjid Indonesia Kota Pematangsiantar

by Redaksi
29/07/2026
0

...

Pemko Siantar Gelar Rapat Persiapan Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia

by Redaksi
26/07/2026
0

...

Wesly Silalahi Terima Penghargaan Tokoh Toleransi di Sumut

by Redaksi
29/06/2026
0

...

GKB NU: Pemimpin Baru dengan Tantangan Baru

by Redaksi
17/06/2026
0

...

Pledoi untuk Seorang Kawan: Membela Budiman dari Pinggiran Kota

by Redaksi
16/06/2026
0

...

Fenomena Cawe-cawe Politik di Siantar: Krisis Demokrasi Lokal dan Peran Rakyat

by Redaksi
10/06/2026
0

...

FASI XIII Sumut: Qur’ani, Kebangsaan, dan Jejak Kontribusi Lintas Agama dalam Peradaban Islam

by Redaksi
06/06/2026
0

...

Angkat Tema Pulihkanlah Bangsa Kami, GAMKI Sumut Gelar Apel Kebangsaan di Siantar

by Redaksi
04/06/2026
0

...

Masjid Al Munawarrah Bah Kapul Sembelih 5 Hewan Kurban pada Idul Adha

by Redaksi
27/05/2026
0

...

Terkini...

Kontrak 30 Tahun Pengelolaan Taman Hewan Siantar Berakhir

08/08/2026

Manajerial Pemko Siantar: Puluhan Tahun Agendakan Nambah Lahan 573 Hektar, yang Terjadi Malah Hilang 405 Hektar

07/08/2026
Tampak keberadaan para pedagang di atas trotoar Jalan Jendral Sudirman. Trotoar yang luas yang dulunya dibangun untuk menegaskan estetika dan tempat jogging bagi masyarakat Siantar, meski fungsi utamanya adalah untuk pejalan kaki. (isiantar/nda)

Citra Siantar akan Berubah, Pedagang di Trotoar Pusat Kota akan Dilegalkan

06/08/2026

Gerakan 2.000 Pohon GAMKI Dimulai dari Siantar Timur

04/08/2026

Pecat Tiga Relawan Perempuan, Kepala SPPG Siantar Marihat Minta Maaf ke Wartawan

03/08/2026

Walikota Diwakili Sekda Jenguk Korban Longsor di Siantar

31/07/2026

Longsor di Siantar, 8 Orang Korban Luka-luka

31/07/2026

Pelatihan Calon Manajer Kopdes Berakhir

31/07/2026

Walikota Siantar Ajak Pengurus IDI Siantar – Simalungun Berkolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan

31/07/2026

Sudarsono Sipayung Dilantik Jadi Kepala Disdukcapil

31/07/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In