isiantar.com – Mungkin banyak di antara kita yang mengaku sebagai orang paling beruntung di muka bumi. Pengakuan bisa disebabkan oleh berbagai hal. Tetapi, adakah yang lebih beruntung dari Frane Selak? Pria ini lolos dari sebanyak tujuh bencana yang hendak mencabut nyawanya. Tak main-main, bencana dimaksud berupa kecelakan kereta api, kecelakaan pesawat terbang, mobil terbakar dan mobil jatuh ke jurang. Nah…?
Frane Selak adalah seorang pria Kroasia, kelahiran tanggal 14 Juni 1929, berprofesi sebagai guru musik. Dia mulai ‘diintimi’ oleh bencana yang menyeramkan di bulan Januari tahun 1062.
Di suatu pagi yang dingin di bulan itu, ia menjadi penumpang kereta api dari Sarajevo ke Dubrovnik. Di sebuah tikungan, kereta tergelincir terjatuh ke sungai. Sebanyak 17 penumpang tewas tenggelam, sementara ia selamat meski membuatnya patah lengan dan hipotermia. Frane Selak mengaku ia merasa ada seorang yang menariknya ke sisi yang aman sehingga dia selamat dari bencana tersebut.
Setahun kemudian, untuk pertama kalinya ia naik pesawat, pintu pesawat terlepas membuatnya terlempar keluar dan terjatuh di atas tumpukan jerami. Sementara pesawat jatuh dan menewaskan 19 orang.
Tiga tahun kemudian, pada tahun 1966, sebuah bus yang ditumpanginya tergelincir di jalan hingga terlempar ke sungai, menenggelamkan empat penumpang. Frane Selak sendiri berhasil keluar dari mobil, berenang ke pantai dan selamat dengan beberapa luka dan memar.
Di tahun 1970, mobilnya terbakar saat tengah ia kendarai. Dan dia berhasil melarikan diri sebelum tangki bahan bakar meledak.
Tiga tahun kemudian, kembali terjadi insiden saat ia berkendara. Mesin mobilnya mengalami masalah yang membuat bahan bakar tumpah ke mesin, dan lalu memercik ke arahnya dari lubang ventilasi. Insiden itu membuat seluruh rambutnya habis terbakar namun ia tidak terluka sama sekali.
Dua puluh dua tahun kemudian, di tahun 1995, dimana saat itu Frane Selak berusia 66 tahun, ia ditabrak sebuah bus di Zagreb, namun ia hanya mengalami sedikit luka ringan. Dan setahun setelah itu, mobilnya terjun ke jurang setelah menghindari tabrakan dengan truk PBB.
Mobil Frane Selak jatuh dan meledak di dasar jurang kedalaman 90 meter. Namun ia selamat bergelantungan di sebuah dahan pohon yang ada di tepi jurang.
Kisah yang luar biasa? Belum!
Di tahun 2003, setelah beberapa tahun istirahat dari maut, ia menang lotre dengan hadiah sebesar 600.000 pounsterling atau sekitar Rp 9 miliar. Dia pun menikah untuk yang kelima kalinya dan membeli dua rumah dan sebuah kapal.
Sampai kemudian di tahun 2010, ia memutuskan membagikan sebagian besar uangnya kepada sanak saudara dan teman-temannya. Dia juga menjual salah satu rumahnya, dimana uangnya dia gunakan untuk membangun sebuah tempat pemujaan untuk Bunda Maria yang ia sebuat sebagai bagian dari bentuk ucapan terima kasih atas keberuntungannya.
Ia juga menyampaikan semacam hikmah dari perjalanan hidupnya, bahwa uang tidak bisa membeli kebahagiaan. Ia kemudian hanya ingin hidup sederhana dan bahagia dengan istrinya, Katarina.
Editor: nda.






















