isiantar.com – Sepekan terakhir pertanyaan perihal ada-atau-tidaknya kegiatan Paskah Oikumene di Kota Pematangsiantar sering terdengar di tengah masyarakat. Meski sebelumnya telah ada semacam keyakinan jika peringatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan, namun belum tampaknya bentuk publikasi untuk kegiatan tersebut, membuat keraguan itu muncul.
“Biasanya kan bulan April gini udah gencar itu publikasi Paskah Oikumene, tapi ini sampai sekarang udah (April) minggu kedua ini, belum ada nampakku publikasinya. Biasanya sebulan sebelum acara itu udah banyak nampak spanduk-spanduk. Apa jadi ke bulan lima (Mei) dibuat?”. Demikian salah seorang warga Kecamatan Siantar Selatan yang juga mempertanyakan hal itu saat berkumpul dengan teman-temannya di salah satu warung kopi Simpang 4 Jalan Gereja, Jumat (13/4/2018).
Menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, Kepala bagian Humas Pemko Siantar, Gilbert Ambarita, yang dikonfirmasi isiantar.com, Selasa (17/4/2018), memberi kepastian bahwa peringatan tersebut akan digelar bulan April ini.
“Yang pasti, Paskah untuk Siantar itu dilaksanakan tanggal 25 (April), bertempat di Lapangan SMA HKBP Jalan Gereja,” jawabnya.
Mengapa Paskah Oikumene tidak akan digelar di lokasi biasanya yaitu di Lapangan Adam Malik? Gilbert menjawab, hal itu berkaitan dengan acara perayaan HUT Kota Siantar yang sudah dijadwalkan juga akan digelar di Lapangan Adam Malik. Perayaan HUT tersebut akan dimulai sejak tanggal 23 April, dan keseluruhan seluruh rangkaian acaranya akan berlangsung selama beberapa hari.
Mengenai publikasi yang minim, Gilbert yang siang itu diwawancarai di koridor di depan ruang Asisten II, menolak membandingkan kuantitas publikasi Paskah Oikumene tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. Ia hanya mengatakan jika publikasi untuk Paskah Oikumene tahun ini telah dipajangkan dalam bentuk spanduk. Satu spanduk di sekitar kawasan eks Terminal Suka Dame, dan satu lagi di Jalan Melanthon Siregar.
“Kemarin panitia besar (juga) sudah menghubungi Sekda minta bantuan terhadap (untuk memasang) dua (space) baliho di Simpang Panorama (Simpang BDB) itu. Itu kan punya pemko, jadi dimintalah sama pemko,” tambahnya.
Saat acara peringatan Paskah Oikumene di Lapangan SMA HKBP tanggal 25 April nantinya, terang Gilbert, direncanakan ruas jalan di sekitar lapangan tersebut juga akan ditutup. [nda]




















