isiantar.com – Anggota DPRD Pematangsiantar dari Partai Golkar, Hendra Pardede, Rabu (20/7/2016) kemarin, mendampingi tiga orang warga Jalan Sabang Merauke yang diresahkan oleh rumor rencana pembangunan rumah duka di daerah pemukiman mereka. Hendra Pardede pun langsung mengajak ketiga orang perwakilan warga ini untuk menemui ketua DPRD di ruang kerjanya.
Dalam pertemuan yang akhirnya dilangsungkan di Ruang Komisi III, kepada Ketua DPRD ketiga orang perwakilan warga yang masing-masing bernama Salim, Rohman dan Fery ini, menyampaikan bahwa mereka tidak terima jika di daerah pemukiman mereka di Jalan Sabang Merauke, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, dibangun rumah duka atau rumah persemayaman bagi orang yang meninggal dunia.
Alasan warga, akses lalu lintas di tempat mereka sangat kecil dan rawan macet. Maka jika rumah duka yang disebut-sebut sedang dibangun salah seorang pengusaha di tempat itu benar-benar dibangun, akan sangat merugikan warga dalam banyak aspek.
Mendengar keluhan warga yang dimediasi Hendra Pardede itu, Ketua DPRD langsung menelepon Kepala Bagian Perizinan untuk mempertanyakan kebenarannya. Namun menurut Esron Sinaga, selaku Kepala Bidang Perizinan, rumor tersebut tidak benar sebab mereka sama sekali tidak pernah menerbitkan izin pembangunan rumah duka ditempat yang dimaksud warga.
Meski demikian, Ketua DPRD juga menambahkan bahwa ia secara pribadi juga tidak setuju jika ada yang memiliki ide membangun rumah duka di tempat tersebut, dan mewanti-wanti Esron Sinaga supaya tidak menerbitkan izin jika kelak ada yang meminta seperti yang dikawatirkan warga.
Setelah berlangsung sekitar 45 menit, pertemuan itu pun berakhir, dan ketiga perwakilan warga mengaku senang dengan respon yang diberikan DPRD tersebut. Selain Hendra Pardede dan Ketua DPRD, anggota Komisi III Oberlin Malau juga hadir dalam pertemuan yang untuk merespon keluhan warga itu. (nda)





















Discussion about this post