Siantar — Masyarakat dari sejumlah elemen yang bergabung dalam gerakan Gurilla Melawan akan menggelar aksi unjukrasa di Gedung DPRD, Kantor Walikota, dan Gedung Polres Pematang Siantar, pada hari Rabu 1 Februari 2023.
Aksi ini akan membawa beberapa tuntutan. Diantaranya desakan untuk menghentikan perampasan lahan Kampung Baru di Kelurahan Gurilla (terkait konflik dengan PTPN III), pelaksanaan reforma agraria, dan menyuarakan pentingnya mengedepankan dialog dalam penyelesaian konflik.
Dihubungi pada Selasa (31/1) malam, Prima Parluhutan Banjarnahor, SH, yang selama ini intens melakukan advokasi terhadap masyarakat Gurilla, dan sudah belasan tahun melakukan pendampingan dan advokasi terhadap masyarakat petani dalam menghadapi konflik-konflik pertanahan, mengatakan bahwa sejumlah lembaga yang bersolidaritas telah menyatakan akan ikut dalam aksi ini.
Diantaranya Futasi, Biro Bantuan Hukum (BBH) STAI SAMORA, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pematangsiantar, Gerilyawan, Gampar, LMND, KPA, LLR Indonesian, KBM Nomensen, LRR Indonesia, Poros Kota, dan Mahasiswa Siantar-Simalungun.

[**]




















