Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Minggu, Juli 19, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Masalah Pajak Horas Kembali “Meluber”, Pedagang Geruduk Kantor Walikota

by Redaksi
17/04/2018
in Fokus, Peristiwa, Utama
0
Kisruh saat unjuk rasa pedagang Pasar Horas di depan gedung Balai Kota, Senin (8/4/2018).

Kisruh saat unjuk rasa pedagang Pasar Horas di depan gedung Balai Kota, Senin (8/4/2018).

Share on FacebookShare on Twitter

isiantar.com – Pengelolaan Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) Kota Pematangsiantar, Sumut, yang telah dipercayakan walikota kepada manajemen yang baru, sepertinya belum mampu menuntaskan tumpukan masalah di perusahaan tersebut. Belum menyelesaikan persoalan lama, manajemen baru justru dinilai telah membuat persoalan-persoalan yang juga baru lewat program-program beraroma konspiratif yang berpotensi menjadi alat “penghisapan” atas hidup pedagang.

Setelah melewati beberapa kali diskusi —  yang hingga menjangkau adanya dugaan pengelolaan parkir secara ilegal oleh manajemen pasar dan juga belum terpenuhinya hak-hak dasar pedagang sebagai konsumen PD PHJ–, akhirnya pada Senin pagi (8/4/2018), ratusan massa pedagang bersama sejumlah elemen mahasiswa melakukan unjuk rasa ke kantor walikota.

Massa tiba di halaman balai kota pada pukul 10.50 WIB, mereka hadir membawa beberapa poin pernyataan sikap yang dipersiapkan untuk disampaikan langsung kepada walikota, yakni, Tolak pembangunan yang menindas pedagang Balirong, Kaki lima, dan Kios tempel di Pasar horas, Stop pembodohan terhadap pedagang, Tolak upaya-upaya intimidasi terhadap pedagang, dan Tolak perampasan ruang hidup pedagang.

Yang terjadi, harapan massa bisa menyampaikan pernyataan sikap tersebut langsung kepada walikota, tidak terkabul. Harapan adanya diskusi dengan walikota untuk membeberkan persoalan yang sebenar-benarnya mereka alami, juga tidak terkabul. Sekaligus harapan adanya diskusi guna mencari solusi yang tepat. Mereka justru harus terlibat kisruh dengan personil Satpol PP yang melakukan penjagaan di pintu masuk balai kota. Walikota disebut sedang tidak berada di kantornya.

Seorang pedagang yang sempat mengalami trance setelah insiden dorong-dorongan dengan Satpol PP dicoba ditenangkan oleh teman-temannya.

Salah seorang pedagang saat diwawancarai mengatakan, salah satu hal yang mereka kritik keras adalah rencana manajemen membangun kios-dua-lantai di atas lahan yang saat ini merupakan balairung. Kios-kios yang akan dibangun itu disebut-sebut akan diperuntukkan kepada pedagang kaki lima dan pedagang tempel, tetapi harus membayar sebesar Rp65 juta. Rinciannya, wajib bayar uang muka sebesar Rp15 juta, dan sisanya dilunasi secara mencicil 1,1 persen per bulan.

“Itu kan nalarnya manajemen baru itu kan patut dipertanyakan kepada walikota, biar jelas. Kalau ada uang kami segitu, ngapain kami selama ini jualan sempit-sempitan jadi pedagang tempel, malu kami, karna tak adanya uang kami. Ini kan kayak mau dimanfaatkan kami, mau dibodoh-bodohi,” ungkapnya.

Sekitar 3 jam berunjuk rasa di depan gedung balai kota, dimana walikota Hefriansyah Noor tak kunjung hadir, massa akhirnya bubar pada sekitar pukul 13.45 WIB. Mereka sempat mendengar janji dari Sekda yang baru dilantik, Budi Utari, yang mengatakan pemko akan memanggil direktur PD PHJ untuk duduk bersama-sama dengan pedagang guna membahas permasalahan tersebut.

Pagi sebelum ke balai kota, massa telah terlebih dahulu menggelar unjuk rasa ke kantor DPRD. Kedatangan mereka diterima dua anggota DPRD dari partai Gerindra yakni Henry Dunan dan Oberlin Malau. Oberlin menyebut dirinya juga tidak sepakat jika pembangunan digunakan sebagai tameng penindasan.

Selain Henry dan Oberlin, massa juga sempat bertemu dengan politisi asal PDIP, Timbul Lingga. Kepada pedagang, politisi yang sedang menjabat wakil ketua DPRD ini mengaku dirinya belum mendapat konsep yang jelas mengenai rencana pembangunan kios tersebut. [nda]


( Baca juga: Oalah… Royalti Diterima Pemko Siantar dari Ramayana Cuma Seharga Sewa Ruko )

Tags: PD Pasar Horas JayaPenggusuran PedagangUnjuk Rasa
Share25TweetPin

Related Posts

Pemko Siantar Bongkar Kios PKL di Pasar Dwikora

by Redaksi
24/06/2026
0

...

Pemko Siantar Mendata Pedagang Pajak Parluasan untuk Pemberian Bantuan

by Redaksi
20/06/2026
0

...

Pemko Siantar bersama Forkopimda Sidak Pasar Sembako

by Redaksi
11/03/2026
0

...

Kios Darurat Gedung IV Ditarget Selesai Sebelum Natal

by Redaksi
25/11/2025
0

...

Pedagang Pasar Horas akan Demo Gubernur Bobby Nasution

by Redaksi
24/09/2025
0

...

(Kiri) Surat hasil rapat pengurus KP2H, (kanan) aksi unjukrasa menolak perobohan Gedung IV oleh KP2H pada Juni 2025 lalu. (isiantar/nda)

Berat, Pedagang Gedung IV Kembali Suarakan Tolak Relokasi

by Redaksi
23/09/2025
0

...

Ketua MUI Kota Siantar Minta Demonstran Tidak Anarkis

by Redaksi
31/08/2025
0

...

Bertemu Pedagang, Pemko Janjikan Pembongkaran Gedung IV akan Tuntas Sebelum Natal

by Redaksi
06/06/2025
0

...

Wakil Walikota Siantar Resmikan Irian Supermarket dan Department Store

by Redaksi
26/02/2025
0

...

Di Bawah Kendali Susanti, Pemko Siantar Gerak Cepat Bantu Korban Bencana

by Redaksi
25/09/2024
0

...

Terkini...

Rehabilitasi Mangrove Dimulai dari Masyarakat: Dialog di Sumatera Utara Perkuat Strategi Komunikasi untuk Ketahanan Wilayah Pesisir

17/07/2026

Ada 1.000 Loker pada Job Fair yang Akan Digelar Pemko Siantar

17/07/2026

Wesly Buka Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di SD Negeri Jalan Sudirman

17/07/2026

Walikota Siantar Hadiri Rakor Asistensi dan Monitoring Penggunaan Tambahan Dana TKD

17/07/2026

Budiman Tanjung Dilantik Menjadi Dirtek Perumda Tirta Uli

30/06/2026

PKK Kota Siantar Beri Tali Asih kepada Kader yang Terdampak Kebakaran Pajak Parluasan

29/06/2026

Wesly Silalahi Terima Penghargaan Tokoh Toleransi di Sumut

29/06/2026

Pemko Lakukan Proses Perobohan untuk Pembangunan Kembali Kios Parluasan

29/06/2026

Pemko Siantar Salurkan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau kepada Warga Penerima Manfaat

28/06/2026

Prospek Wisata Kota Siantar Mulai Dibahas Lagi, IWO Siantar Gelar Diskusi

28/06/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In