isiantar.com – Sumatera Utara adalah provinsi yang hebat, ia memiliki tanah yang subur, masyarakat yang giat bekerja, pun sejarah membuktikan provinsi ini melahirkan banyak tokoh besar dan figur pahlawan nasional. Ke depan, provinsi ini menghadapi tantangan besar terkait upaya mensejahterakan dan memberikan adil dalam segala aspek terhadap warganya.
Hal itu disampaikan cagubsu Djarot Syaiful Hidayat, Selasa sore (21/3/2018), dihadapan seluruh pengurus dan kader PDI Perjuangan Kab Simalungun dalam gelaran Rakercabsus (Rapat Kerja Cabang Khusus ) di halaman Kantor PDIP Kab Simalungun. Tugas itu semakin berat, ujar Djarot, apalagi dalam era persaingan global saat ini secara tipografis provinsi Sumut berseberangan langsung dengan dua negara kompetitor, Malaysia dan Singapura.
Rakercab tersebut dihadiri ratusan kader dari semua tingkatan dan juga warga yang berduyun untuk melihat langsung mantan walikota Blitar yang masuk dalam jajaran pemimpin terbaik oleh Majalah Tempo itu.
Perihal kerja-kerja untuk pemenangan, Djarot mengajak seluruh kader untuk lebih giat dan berani. Ajakan itu ia sandingkan dengan reaksi warga Sumut, yang dia dapatkan selama ia berkunjung ke sejumlah tempat, dimana dia mendapat respon berupa sambutan yang luarbiasa.
“Kita harus berani tanpa takut sedikit pun. Apalagi kita berjalan di jalan yang lurus dan benar. Karena masyarakat sudah sedemikian luar biasa, kalian harus lebih aktif, lebih aktif untuk bergerak lebih giat untuk berjuang, masa depan Sumatera Utara ada di tangan kalian, ada di tangan kita semua,” serunya.
Djarot yang berpasangan dengan Sihar Sitorus, anak pengusaha besar Almarhum DL Sitorus, terdengar berulangkali menyerukan ajakan tersebut. Ia mengingatkan agar kader bekerja lebih keras dan giat dibanding relawan-relawan yang menurutnya sudah memberi kontribusi yang luar biasa.
“Seorang kader nasionalis sejati adalah seorang kader yang pantang untuk menyerah. Dibanting, dia bangun, dibanting lagi dia bangun lagi. Apalagi kalau di depan kita masih banyak ketidakadilan, masih banyak intimidasi, masih banyak jalan berlobang dimana-mana, masih banyak rakyat yang kelaparan, masih banyak warga kita yang miskin, masih banyak sodara kita yang tidak bisa mendapatkan pengobatan di rumah sakit yang baik, maka tiada ada yang lain bagi kita semua selain berjuang lebih keras,” tambahnya disambut tepuk tangan seluruh peserta.
Ia juga mengingatkan jika hasil kerja-kerja yang saat ini dilakukan bukanlah untuk diraih para kader semata melainkan juga untuk seluruh generasi yang akan datang. Ia berharap agar kemajuan Sumut dengan ‘Semua Urusan Mudah dan Transparan’ kelak akan dinikmati dengan baik oleh semua generasi.
Terimakasih kepada Masyarakat Simalungun
Sebelum Rakercabsus sore itu, Djarot juga menceritakan sedikit tentang aktifitasnya mengunjungi sejumlah tempat di wilayah kabupaten Simalungun yang dilakukan sejak pagi hingga siang. Ia menyampaikan terimakasih atas sambutan luar biasa dan ragam souvenir yang dia terima dari warga. Ia dan istrinya secara khusus mengucap terima kasih atas pemberian tersebut.
Ia juga menceritakan tentang perasaannya saat dalam perjalanan melakukan kunjungan tersebut dalam kalimat-kalimat metafor.
“(kami) Melewati berbagai macam (jalan), kadang datar, nyaman, kadang ombaknya besar sekali, berkelak-kelok luar biasa,” ujarnya ditingkahi jerit tawa kader dan warga. [nda]




















