isiantar.com – Kader Partai Demokrat, Togar Sitorus, menyatakan siap menjalani mekanisme selanjutnya pasca namanya diusulkan oleh DPC Demokrat Kota Siantar ke DPP Partai Demokrat, untuk menjadi wakil walikota menggantikan almarhum Hulman Sitorus.
Kesiapan itu disampaikan Togar ketika dihubungi isiantar.com, Kamis malam (23/3/2017), untuk menanyakan bagaimana perasaannya setelah resmi menjadi kader terpilih untuk yang diusulkan.
“Pastilah saya senang. Cuma sekarang, (lebih tentang) apa yang mau kita persiapkan selanjutnya (setelah diusulkan),” jawab Togar.
Togar memastikan ia siap menjalani mekanisme-mekanisme selanjutnya yang akan diwajibkan kepadanya sebagai figur yang dipilih partai.
Namun di atas itu, politisi yang sedang menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Siantar ini, menyatakan lebih memikirkan tentang langkah apa yang harus ia lakukan ke depan untuk lebih memajukan masyarakat kota ini.
Belum mendapat restu dari keluarga Alm Hulman Sitorus
Meski dikenal dekat dengan keluarga almarhum Hulman Sitorus, Togar mengaku belum pernah membicarakan perihal meminta restu untuk menjadi wakil walikota dengan keluarga almarhum.
Soal restu dari keluarga almarhum, menjadi hal yang melekat di benak publik mengingat Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, JR Saragih, pernah menyatakan akan mengusulkan istri almarhum sebagai pengganti almarhum untuk menduduki jabatan wakil walikota. Dan Hefriansyah Noor, sebagai pasangan almarhum saat mencalon di pilkada, yang saat ini menjadi Pelaksana Harian (Plh) Walikota, juga pernah menyatakan akan terlebih dahulu meminta restu dari istri almarhum untuk kebijakan-kebijakannya dalam memimpin kota ini.
Namun, kata Togar, jika nantinya hal itu menjadi bagian dari mekanisme yang harus dilakoni, ia siap melakukannya.
“Kalau nanti partai mengharuskan (saya) meminta pernyataan (restu) dari keluarga almarhum, saya siap,” kata Togar mengakhiri. [nda]




















