Siantar — Konfrontasi antar kelompok pedagang Pasar Horas kemungkinan akan terjadi di saat organisasi Komunitas Pedagang Pasar Horas (KP2H) menggelar Mimbar Umum di Jalan Merdeka yang dijadwalkan digelar besok, Selasa 10 Juni 2025.
Sebagaimana tersiar, KP2H telah menjadwalkan akan menggelar kembali aksi Mimbar Umum sebagai sikap penolakan terhadap rencana Pemko yang akan membongkar Gedung IV Pasar Horas yang telah hangus terbakar pada September 2024 lalu.
Penolakan itu disebut dilandaskan pada beberapa hal. Diantaranya, belum adanya kepastian anggaran untuk membangun kembali gedung tersebut — setelah nantinya dibongkar. Juga belum adanya evaluasi yang akuntabel atas peristiwa kebakaran yang telah merugikan pedagang itu.
Ternyata, rencana KP2H ini mendapat reaksi penolakan serius dari organisasi Persaudaraan Pedagang Pasar Bersatu (P3B) — yang juga merupakan organisasi pedagang di Pasar Horas.
Menurut P3B dalam surat yang ditujukan kepada Polres Pematangsiantar, P3B menyesalkan rencana KP2H tersebut karena Mimbar Umum itu akan kembali menutup akses bagi masyarakat yang ingin berbelanja ke Pasar Horas.
P3B berkaca pada Mimbar Umum yang sudah pernah digelar KP2H pada bulan Maret lalu. Dimana mereka menilai, aksi itu tidak memberikan faedah selain hanya menggangu akses pembeli ke Pasar Horas.
Maka itu, P3B memohon agar aksi itu dipindah ke tempat lain yang tidak menggangu akses ke Pasar Horas. Jika tidak, P3B akan datang ke lokasi Mimbar Umum tersebut untuk melakukan aksi penolakan terhadap mimbar tersebut.


(nda)




















