Siantar — Sebagai salah satu kota di Provinsi Sumatera Utara, Pematangsiantar hanya memiliki luas 79,971 kilometer persegi, dengan 8 kecamatan dan 53 kelurahan. Tapi walau cuma kota kecil, kota ini cukup dikenali luas karena keramahan dan kedamaian masyarakatnya yang majemuk.
Dan semenjak awal tahun 2025 lalu, kepemimpinan kota sejuk ini telah dinahkodai oleh Walikota Wesly Silalahi SH., M.Kn. Dan sejak itu pula, sederet prestasi berhasil diraih secara beruntun.
Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dibawah kepemimpinan Wesly juga terlihat terus meningkatkan kinerjanya, dalam membangun kota yang punya motto “Sapangambei Manoktok Hitei” atau “bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan mulia” ini.
Prestasi-prestasi yang diraih sepanjang tahun 2025 itu antara lain, Penghargaan SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik). Dan dengan diraihnya kembali penghargaan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) ini, maka Pematangsiantar mencatatkan diri sebagai kota yang berhasil meraih penghargaan ini selama 5 tahun berturut-turut. Di tahun 2024 penghargaan ini diraih dengan skor 3,06. Dan di tahun 2025, skornya menjadi 3,19.
Prestasi selanjutnya, Predikat Kota Informatif untuk Keterbukaan Informasi Badan Publik Kategori Kabupaten/Kota dari Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Kemudian, Penghargaan Tim Pengendalian Informasi Daerah (TPID) Terinformatif dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Teraktif dari Bank Indonesia. Ada juga Penghargaan Terbaik Sinergi Upaya Pengendalian Inflasi Ketahanan Pangan dari Bank Indonesia.
Kemudian Penghargaan Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemen-PAN RB RI). Pemko Pematangsiantar meraih Predikat “B” dengan nilai 61,05.
Selanjutnya, Penghargaan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Kota Pematangsiantar dengan Indeks 4,40 Kategori A dari Kemen-PAN RB RI). Serta Predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemko Pematangsiantar Tahun 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
Sedangkan dalam penyelenggaraan pemerintahan untuk layanan publik, prestasi yang diraih antara lain: Penghargaan Kota Paling Toleran peringkat 5 versi Indeks Kota Toleran (IKT) 2024 (skor 6,115) dari Setara Institute. Juga ada Penghargaan UHC (Universal Health Coverage) atau Cakupan Kesehatan Semesta dari Gubernur Sumut, yang kemudian disusul penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI pada Januari 2026.
Di tahun 2025, penghargaan juga diraih BUMD di bawah naungan Pemko Pematangsiantar, yaitu Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta dari TOP BUMD Pusat. Prestasi yang diraih, yaitu: Golden Trophy TOP BUMD Awards; TOP BUMD Awards; TOP CEO BUMD; dan TOP Pembina BUMD.
Terakhir, Penghargaan Dedikasi, Integritas, dan Kontribusi Nyata dalam Pembentukan 53 Pos Bantuan Hukum Kelurahan di Kota Pematangsiantar dari Kementerian Hukum
Selain itu, TP PKK yang merupakan binaan Pemko Pematangsiantar juga mengukir prestasi membanggakan di Lomba PKK Tingkat Provinsi Sumut. Antara lain: Juara I Kategori Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang diraih Kelurahan Banjar Kecamatan Siantar Barat; Juara I Kategori Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) yang diraih Kelurahan Bahsorma Kecamatan Siantar Sitalasari; Juara I pelaksanaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Test, yakni deteksi dini kanker leher Rahim, yang diraih Kecamatan Siantar Barat; Juara III Kategori Lomba Halaman, Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman (Hatinya) PKK yang diraih Kelurahan Suka Maju Kecamatan Siantar Marihat; dan Juara III Kategori Lomba Tertib Administrasi yang diraih Kelurahan Martoba Kecamatan Siantar Utara.

Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi merasa bangga atas prestasi-prestasi yang diraih tersebut. Namun ia mengingatkan, agar jajaran Pemko Pematangsiantar jangan langsung merasa puas dan besar. Sebab tugas, tanggung jawab, serta tantangan masih harus dihadapi, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Wesly mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga lurah untuk terus bekerja keras sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.
“Mari bahu-membahu dalam semangat Sapangambei Manoktok Hitei dalam pembangunan untuk Kota Pematangsiantar Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” ajak Wesly. (Adv)

























