Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Senin, Juni 15, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Ditanya Kontribusi Paradep Selain Biang Kemacetan, Ini Jawaban Esron Sinaga

by Redaksi
27/10/2021
in Peristiwa, Utama
0
Share on FacebookShare on Twitter
isiantar.com – Untuk kesekian kalinya Komisi III DPRD dan Dinas Perhubungan Kota Siantar kembali membahas keberadaan perusahan angkutan Paradep dalam rapat resmi, Rabu (30/5/2018).
Jika biasanya lebih menyoal kemacetan yang ditimbulkan, atau sejauh mana hasil dari surat teguran yang sudah berulangkali dilayangkan — yang biasanya nihil —, pada rapat kali ini Komisi III lebih mencecar Esron mengenai apa kontribusi yang sudah diberikan perusahaan angkutan yang beroperasi di jalan protokol ini untuk Kota Siantar.
“Apa kontribusi paradep untuk Siantar? Ada gak dipajak? Dia mengambil keuntungan dari kota Siantar masa tidak ada keuntungan bagi kita yang notabene rekomendasi (izin)nya dikeluarkan oleh bapak?” tanya anggota Komisi III Frengky Boy Saragih kepada Kadishub Esron Sinaga.
Menjawab pertanyaan ini, Esron justru merespon dengan mengatakan bahwa kontribusi tak bisa semata-mata diterjemahkan dari sisi materi atau uang. Sebab dengan keberadaan Paradep, kata Esron, kebutuhan mobilitas warga Siantar sudah menjadi terbantu. Atau dengan kata lain, menurut Esron, karena adanya Paradep warga Siantar jadi bisa berpergian ke luar kota.
“Kalau kami berpikirnya seperti ini, investasi yang ada tidak semata-mata secara materi, (tetapi) itu (Paradep) telah menjadi tempat (lapangan) bekerja,” katanya.
Frengky Boy tampak tak puas dengan jawaban yang lari dari pertanyaan itu, lalu kembali memperjelas pertanyaannya yakni apa kontribusi ril dari sisi manajemen pemerintahan, bukan dari hukum sebab-akibat yang terjadi alamiah.
“Sepertinya kita belum ketemu. Contohnya kalau rumah makan kan dikenakan pajak, nah kalau dia itu (Paradep) dari tiketnya itu ada gak kontribusinya untuk siantar? dipajak gak dia itu? Memang mereka melayani tetapi itukan untuk bisnis, meraih keuntungan, nah jadi apa kontribusinya? Apa kontribusinya itu cuma menyebabkan kemacetan?” Ketus Frengky.
Sebelum dijawab Esron, anggota Komisi III lainnya, Ronald Tampubolon, menyambung pertanyaan tentang landasan hukum apa yang dipakai Paradep dalam menetapkan tarif ongkosnya sehingga lebih mahal dibandingkan tarif angkutan lain.
Namun saat gilirannya tiba Esron cuma menjawab persoalan tarif yang ditanyakan Ronald.
Esron menjawab pertanyaan Ronald itu dengan mengucapkan rasa terimakasihnya, karena menurut Kadis Perhubungan ini, pertanyakan soal tarif itu merupakan sebuah informasi baru untuk dirinya. “Terimakasihlah ini ada informasi, akan kita konsultasi dulu dengan Organda,” kata Esron ke Ronald.
Esron Tak Tahu Jenis Izin Usaha Paradep
Ketika rapat berlangsung, persisnya setelah Esron beberapa kali mengucapkan akronim AKDP (Antar Kota Dalam Provinsi) untuk perusahaan Paradep, anggota Komisi III, Frans Bungaran Saragih, menginterupsi dengan menanyakan apa sebenarnya nama jenis izin usaha yang dimiliki Paradep.
Esron Sinaga saat menjawab pertanyaan-pertanyaan Komisi III.
Pertanyaannya Frans itu merujuk fakta bahwasanya plat di seluruh armada Paradep adalah berwarna hitam. Padahal jika Paradep mengantongi izin AKDP seperti dikesankan Esron dalam ucapan-ucapannya di rapat itu, seharusnya warna platnya adalah kuning.
Pertanyaan tegas bernada sindirian yang dilontarkan Frans itu dibalas Esron dengan sebuah pengandaian. Seandainya jenis izin Paradep adalah angkutan pariwisata, maka penggunaan plat hitam tetap saja tidak diperbolehkan.
“Apakah dia sifatnya untuk pariwisata, angkutan umum, bus, semua platnya (harus) kuning. Jadi saya pikir (plat hitam) itu tidak bisa,” balas Esron juga dengan pertanyaan yang seolah berpihak dengan pertanyaan Frans.
Ditengah tanya-jawab masih antara Frans dengan Esron masih berlangsung, tiba-tiba Sekretaris Dishub menyela dan meminta izin kepada pimpinan rapat Hendra Pardede agar diperkenankan ikut bicara di rapat tersebut.
Kata Sekretaris Dishub, plat hitam sebenarnya dibenarkan untuk jenis jasa angkutan antar-jemput Dari Pintu Ke Pintu dengan kendaraan jenis mini bus. Dan pemegang izin jenis ini, juga diperbolehkan untuk melayani jalur Antar Provinsi, dan juga, Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).
Esron Dinilai Belum Layak Jadi Kadis
Terkait jawaban yang diberikan Esron kepada Komisi III untuk pertanyaan mengenai kontribusi apa yang diberikan Paradep terhadap kota ini, dinilai bukan jawabanlah yang pantas disampaikan oleh pejabat sekelas Eselon II seperti Esron.
“Jika di rapat resmi seperti itu ditanyakan apa kontribusi dari sebuah perusahaan, seharusnya seorang pejabat Eselon II sudah paham jika konteks pertanyaan itu adalah soal pajak atau sejenisnya. Jawaban ‘nanti akan jadi ada lapangan kerja’, atau ‘jadi ada usaha rumah makan disampingnya’, itu semua orang pun udah tahu itu, masa gitu jawaban seorang Eselon II yang sudah berulang kali rapat sama DPRD? Tak layak Kadis seperti itu,” Kata Prima Banjarnahor, seorang warga Siantar yang juga dikenal sebagai mantan aktivis, yang diwawancarai di tempat terpisah.
Prima menambahkan, dirinya yang sekarang menekuni sebuah profesi yang menuntut mobilitas yang tinggi belakangan ini juga merasa kecewa terhadap Dishub atas kondisi lalu-lintas di Siantar makin macet dan sembrawut. Menurutnya hal itu terjadi akibat  ketidakbecusan Kadishub menjalankan fungsinya. [nda]
Tags: Dishub SiantarKebijakan Lalu-lintas
Share22TweetPin

Related Posts

Walikota bersama Forkopimda Siantar Tinjau Pos Pam Idul Fitri Tahun 2026

by Redaksi
15/03/2026
0

...

Pemko dan Polres Siantar Rapat Persiapan Operasi Ketupat Toba

by Redaksi
31/01/2026
0

...

Walikota Wesly Silalahi memantau layar CCTV secara real-time di Command Center, Balaikota, Selasa (16/12/2025).

Keren! Siantar Punya 50 CCTV Pemantau Lalu Lintas

by Redaksi
17/12/2025
0

...

Sekda Junaedi Turun Tangan, Bus ke Inti Kota Diblokade, Diminta Pindah ke Tanjung Pinggir

by Redaksi
16/12/2025
0

...

Per 15 November Seluruh Angkutan Umum akan Dipaksa Masuk Terminal Tanjung Pinggir

by Redaksi
08/12/2025
0

...

Ingin Terminal Segera Beroperasi, Wesly Tinjau Pembangunan Jalan AMD

by Redaksi
25/11/2025
0

...

(Kiri ke kanan) Plt Kadishub Alwi Adrian Lumbangaol, didampingi Sekretaris Dishub Lusamti Simamora, dan Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishub Agresa Affandi, dalam rapat kerja pembahasan APBD Perubahan TA 2025 dengan Komisi III DPRD Siantar. (isiantar/nda)

Dishub Bilang Maxride Belum Punya Ijin, Komisi III Sepakat Ijinnya Jangan Diterbitkan

by Redaksi
16/09/2025
0

...

Dishub Kembali Imbau Pengusaha Bus di Sekitar Ramayana Pindah ke Tanjung Pinggir

by Redaksi
09/04/2025
0

...

Walikota Siantar Monitoring Pos Pengamanan Hari Raya Idul Fitri

by Redaksi
30/03/2025
0

...

(Tengah, mengenakan kaos hijau) Juru Parkir, Destriana Girsang, menyampaikan keluhan dan dugaan suap oknum Dishub kepada Komisi III DPRD Siantar, Senin (17/3/2025). (isiantar/nda)

Jukir Penunggak Rp 1,3 M Hadiri Rapat Komisi III, Tuding Oknum Dishub Terima Suap

by Redaksi
17/03/2025
0

...

Terkini...

Nobar Pesta Babi dan Menyoal Fungsi Gereja atas Penancapan 1800 Salib Merah

14/06/2026

Teratai Kembang Raih Juara Umum di Ajang O2SN Kota Siantar

13/06/2026

Walikota Siantar Terima Penghargaan atas Komitmen Mendirikan Posbankum

10/06/2026

Fenomena Cawe-cawe Politik di Siantar: Krisis Demokrasi Lokal dan Peran Rakyat

10/06/2026

Laba Terus Meningkat, Perumda Tirta Uli Serahkan Dividen Rp 1,3 M kepada Pemko

09/06/2026

Walikota Siantar Temu Ramah dengan Pengurus Pusat Gereja Pentakosta Indonesia

09/06/2026

FASI XIII Sumut: Qur’ani, Kebangsaan, dan Jejak Kontribusi Lintas Agama dalam Peradaban Islam

06/06/2026

Angkat Tema Pulihkanlah Bangsa Kami, GAMKI Sumut Gelar Apel Kebangsaan di Siantar

04/06/2026

Walikota Siantar Hadiri Festival Malam Waisak 2570 Buddhist Era

31/05/2026

Dekranasda Siantar akan Gelar UMKM Siantar Expo, Diikuti 30 Peserta

31/05/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In