Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Senin, Agustus 10, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Waspada rabies, lakukan hal ini jika digigit anjing…

by Redaksi
22/03/2017
in Peristiwa
0
Kabid Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Simalungun, Serubabel Saragih

Kabid Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Simalungun, Serubabel Saragih

Share on FacebookShare on Twitter

isiantar.com – Kasus meninggalnya Sudiman Saragih (70), warga Kecamatan Raya, akibat terkena virus rabies dari gigitan anjing, menjadi perhatian serius di Kabupaten Simalungun. Sebab meski diketahui mematikan, rabies sesungguhnya adalah penyakit langka.

Rabies bisa ditularkan oleh hewan anjing, kucing dan monyet. Namun karena hewan anjing lebih dekat dengan manusia, banyak yang menganggap hanya anjing sebai penularnya. Namun tidak juga semua gigitan hewan anjing menimbulkan penyakit rabies. Sebab rabies hanya ditularkan oleh hewan yang sudah terkena rabies.

Dari data di Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, dalam dua tahun terakhir ada sebanyak 1.780 kasus digigit hewan di daerah ini yang 90% lebih adalah digigit hewan anjing. Namun kasus Sudiman menjadi satu-satunya kasus rabies.

Dinas Kesehatan pun menyarankan masyarakat untuk tidak panik berlebihan dengan peristiwa tersebut. Sebab kasus meninggalnya Sudiman diketahui karena korban tidak mau memberitahu penyakitnya dan tidak mau berobat.

“Jika ada warga yang digigit anjing, bekas gigitannya itu langsung dicuci di air yang mengalir sampai 15 menit. Bisa di sungai yang bersih atau lebih baik dari kran air yang dibuka. Jangan dicuci di dalam baskom atau ember karena virusnya akan di situ juga. Setelah itu segeralah ke puskesmas untuk mendapatkan pengobatan,” kata Serubabel Saragih, Kabid Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Simalungun, Senin 21 Maret 2017.

Jika di daerah tersebut mendapatkan pengobatan sekedar mengobati luka akibat gigitan, langkah selanjutnya yang sebaiknya dilakukan korban gigitan tersebut adalah dengan memperhatikan hewan yang menggigitnya selama 10 hari setelah kejadian.

“Kalau selama 10 hari setelah digigit, anjing itu masih tetap sehat, berarti tidak ada rabies. Tapi kalau anjing itu mati, segeralah mendapatkan pengobatan serius ke puskesmas atau rumah sakit. Tapi jika anjing itu anjing liar atau tidak kita ketahui siapa pemiliknya, ya sebaiknya segera meminta suntik vaksin rabies” jelasnya.

Stok Vaksin Rabies Mencukupi

Serubabel Saragih memperlihatkan persediaan vaksin rabies

Meski rabies adalah penyakit langka, namun Dinkes Simalungun selalu memiliki persediaan vaksin rabies yang mencukupi. Meski harganya relatif mahal karena mencapai ratusan ribu rupiah. [nda]

Tags: Dinkes SimalungunLangkah Mengobati RabiesSerubabel SaragihSimalungunWaspada Rabies
Share5TweetPin

Related Posts

Pemandian alam di PAS Timuran yang segar dan jernih.

Tanpa Miras dan Pelacuran, PAS Timuran Daerah Wisata Nomor 1 di Simalungun

by Redaksi
13/01/2018
0

...

Tersangka dan barang bukti yang diamankan Tim Saber Pungli.

Tim Saber Pungli sita Rp 70 juta dari OTT di Dinkes Simalungun

by Redaksi
04/07/2017
0

...

Objek Wisata Pemandian Bah Sampuran di Kabupaten Simalungun

Bah Sampuran, objek wisata mungil yang masih disukai

by Redaksi
01/09/2019
0

...

Suasana pembukaan Pasar Murah di Kecamatan Purba

Pasar Murah Digelar di Kecamatan Purba

by Redaksi
01/03/2017
0

...

Terkini...

Kontrak 30 Tahun Pengelolaan Taman Hewan Siantar Berakhir

08/08/2026

Manajerial Pemko Siantar: Puluhan Tahun Agendakan Nambah Lahan 573 Hektar, yang Terjadi Malah Hilang 405 Hektar

07/08/2026
Tampak keberadaan para pedagang di atas trotoar Jalan Jendral Sudirman. Trotoar yang luas yang dulunya dibangun untuk menegaskan estetika dan tempat jogging bagi masyarakat Siantar, meski fungsi utamanya adalah untuk pejalan kaki. (isiantar/nda)

Citra Siantar akan Berubah, Pedagang di Trotoar Pusat Kota akan Dilegalkan

06/08/2026

Gerakan 2.000 Pohon GAMKI Dimulai dari Siantar Timur

04/08/2026

Pecat Tiga Relawan Perempuan, Kepala SPPG Siantar Marihat Minta Maaf ke Wartawan

03/08/2026

Walikota Diwakili Sekda Jenguk Korban Longsor di Siantar

31/07/2026

Longsor di Siantar, 8 Orang Korban Luka-luka

31/07/2026

Pelatihan Calon Manajer Kopdes Berakhir

31/07/2026

Walikota Siantar Ajak Pengurus IDI Siantar – Simalungun Berkolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan

31/07/2026

Sudarsono Sipayung Dilantik Jadi Kepala Disdukcapil

31/07/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In