Siantar — Kegiatan temu pers pertama yang dilaksanakan oleh Plt Walikota Pematangsiantar, Susanti Dewayani, di rumah dinas Wakil Walikota, Kamis (24/2) sore, terlambat hampir satu jam dari yang dijadwalkan.
Pantauan di lokasi, terlihat para insan pers telah hadir lima belas menit sebelum jadwal di undangan, yaitu jam 4 sore. Namun persis di jam empat sore, para pekerja di rumah dinas baru mulai menyusun kursi dan meja untuk kegiatan ini.
Susanti baru hadir ke hadapan jurnalis yang menunggunya pada Pukul 16.45 WIB.
Acara temu pers ini pun berakhir pada Pukul 17.30 WIB atau cuma berlangsung sekitar 45 menit. Durasi itu termasuk untuk pembacaan doa serta penyampaian kata sambutan dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Pardamean Manurung, yang mengorganisir acara ini.
Kominfo dalam temu pers ini, cuma memperkenankan lima orang untuk bertanya. Sehingga, banyak yang menyayangkan, di temu pers ini tidak terungkap bagaimana sebenarnya pandangan Susanti, juga bagaimana skema di benaknya untuk membangun kota ini, termasuk bagaimana penilaiannya atas kondisi Kota Siantar saat ini.
Pada kegiatan yang telat pun singkat ini, terdengar beberapa kali suara gelak tawa. Dan Susanti, tampaknya menggaris-bawahi momen tertawa tersebut sebagai salah satu poin kegiatan temu pers ini.
“Gelak tawa dari insan pers rasanya bahagia sekali, itulah yang kita harapkan ke depannya,” kata Susanti dalam rangkaian kata penutupnya.
Ganti Sejumlah Pejabat Plt
Sebelum kegiatan temu pers berlangsung beredar kabar bahwa Susanti telah mengganti sebelas pejabat Pelaksana Tugas (Plt) di lingkungan Pemko Siantar.
Diantara pejabat-pejabat tersebut yaitu Hasudungan Hutajulu yang sebelumnya di Kesbangpol, digeser menjadi Plt Kepala Badan Kepegawaian(BKD), menggantikan Heryanto Siddik. Kemudian, Farhan Zamzamy, menjadi Plt Kepala Bappeda, menggeser Hamam Soleh.
Sementara Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Masni, yang dikabarkan tengah diterpa dugaan korupsi, oleh Susanti masih tetap diposisikan di jabatan yang sama. [nda]




















