Siantar — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Samora Kota Pematangsiantar bersama-sama dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Hikmah Nagori Bah Joga, terus melanjutkan aksi kepedulian yang nyata terhadap korban bencana di Sumut, Sumbar, dan Aceh. Aksi teranyar adalah kedua lembaga ini berkolaborasi menggelar Hadroh untuk menggalang bantuan ke lokasi-lokasi bencana tersebut, yang digelar di depan Gedung MUI Kota Pematangsiantar, Jalan Kartini, Selasa (16/12/2025).
Hadroh merupakan penampilan seni musik Islami, yang menggunakan alat musik tradisional seperti rebana untuk mengiringi lantunan sholawat, puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW, dan syair-syair bernuansa religi. Kolaborasi ini bukan sekadar untuk seni, tapi gerakan sosial mengajak masyarakat membuka hati dan tangan untuk para korban.
Hingga saat ini, penggalangan donasi dari Siantar yang digalang oleh wadah organisasi NU, DMI, STAI Samora, BKPRMI, ANSOR, PMII dan DDMI — yang dinaungi oleh MUI Kota Pematangsiantar — telah berjalan dengan baik. Bantuan langsung disalurkan ke posko-posko bencana, atau ke Kepala Desa, atau Datuk di wilayah terdampak. Bantuan sebelumnya juga telah menjangkau Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng).
Keberangkatan ke-8
Konsistensi penggalangan dan penyaluran bantuan kemanusiaan yang dilakukan lembaga-lembaga ini telah dilakukan sebanyak 7 gelombang. Dan pengiriman bantuan yang ke-8 dijadwalkan dilaksanakan pada Senin, 22 Desember 2025, dengan tujuan Aceh Tamiang dan Aceh Utara.
Kolaborasi Mahasiswa
Dalam pendistribusian bantuan kepada para korban, lembaga-lembaga ini nantinya akan bekerjasama dengan mahasiswa UIN Malikussaleh yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Pematangsiantar-Simalungun (IMPS). Mereka nantinya akan turun langsung ke lokasi-lokasi pedalaman, memastikan bantuan sampai ke masyarakat yang paling membutuhkan.
“Setiap lantunan Hadroh adalah doa dan harapan. Kami ingin menjadikan kegiatan ini bukan hanya hiburan, tetapi gerakan nyata untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Sumut, Sumbar, dan Aceh,” ungkap Ketua STAI Samora, Imran Simanjuntak, Selasa.
Sementara Pimpinan Ponpes Darul Hikmah Bah Joga, Erayadi, mengajak semua pihak untuk terus berperan menggalang atau menyalurkan bantuan kepada para korban.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menyalurkan donasi. Sekecil apa pun bantuan, akan menjadi cahaya bagi mereka yang sedang berjuang bangkit dari bencana,” ujarnya. (im)






















