Siantar — Satu unit sepeda motor merk BSA (Birmingham Small Arms) terbakar saat melakukan pengisian bahan bakar di SPBU Jalan Rakutta Sembiring, Kota Siantar, Sumatera Utara, Minggu malam (21/8/2022), atau sehari sebelum pelantikan Susanti Dewayani menjadi Walikota.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pengendara BSA, Nugraha Arawijaya, mengalami luka bakar di kakinya. Sementara api yang sempat merembet menyebabkan salah satu dispenser (pompa minyak) di SPBU mengalami kerusakan.
Api berhasil dipadamkan karyawan SPBU tersebut sekira 15 menit setelah terjadi kebakaran.
Disebagian kalangan, terbakarnya BSA ini dikaitkan dengan prosesi pelantikan Walikota yang akan berlangsung sehari kemudian. Keterkaitan ini diasosiasikan dengan polemik penolakan masyarakat atas adanya kesan klaim sepihak bahwa BSA adalah ikon kota ini.
Penolakan, dikarenakan BSA dinilai hanyalah onggokan material sisa-sisa proses penjajahan terhadap negara ini yang ditinggalkan para penjajah puluhan tahun yang lalu. Onggokan itu tidak berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, budaya, atau kebiasaan masyarakat setempat, sehingga tidak pantas diposisikan ikon. Juga belum melewati prosedur untuk bisa menyebut bahwa benda tersebut sebagai ikon kota.
Sementara klaim sepihak itu menurut mereka ditunjukkan lewat didirikannya sebuah tiang besar dengan dekorasi patung yang bentuknya persis menyerupai motor BSA pada bagian atasnya — meski tanpa ada sama sekali tulisan BSA — di lahan milik Pemko Siantar yakni di Lapangan Parkir Pariwisata. [nda]




















