Siantar — Pelajar Sekolah Dasar (SD) Yayasan Pendidikan Sultan Agung Kota Pematangsiantar melakukan field trip atau studi lapangan ke Perusahaan Daerah kebanggaan kota Pematangsiantar, Perumda Tirta Uli, pada Rabu pagi (25/9/2024).
Kehadiran ratusan pelajar SD ini disambut baik oleh manajemen perusahaan, yang kemudian mengajak pelajar ke reservoir atau waduk Simarimbun, untuk mengajarkan perihal cara kerja perusahaan air minum.
Di waduk Simarimbun, Kepala Bagian Humas Perumda Tirta Uli, Dorlim Pasaribu, mengajak pelajar berkeliling guna mengenali tiap item dan cara kerja waduk, termasuk mengenali jenis-jenis pipa. Dorlim menjelaskan detil cara pengelolaan air, sejak air diambil dari dari umbul hingga di salurkan ke rumah-rumah pelanggan.
Tidak hanya bersemangat dan ceria, seratusan pelajar SD Sultan Agung ini terlihat sangat antusias. Terbukti, mereka dapat menjawab dengan baik setiap pertanyaan yang dilontarkan oleh Dorlim, terkait hal-hal yang sudah ia jelaskan pada studi lapangan ini.
Selanjutnya, bukan hanya pengelolaan air reguler yang disalurkan ke rumah pelanggan, pelajar juga diajak meninjau pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) milik koperasi Perumda Tirta Uli, yang memproduksi air kemasan Uli.
Di pabrik ini, Kabag SPI Perumda Tirta Uli, Sugianto, didampingi Manajer Koperasi Tirta Uli Jaya, Prakawa Kesuma, menjelaskan tiap detil nama dan fungsi komponen yang ada dalam pabrik. Termasuk nama-nama dokumen legal yang wajib dimiliki pabrik sejenis ini.
Ponidi Wiyono, salah seorang guru SD Sultan Agung yang mendampingi pelajar pada field trip ini, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan dan pembelajaran yang telah diberikan Perumda Tirta Uli kepada para murid-muridnya.
“Kami dari Perguruan Sultan Agung Kota Pematangsiantar mengucapkan ribuan terima kasih kepada perwakilan dari Perumda Tirta Uli Kota Pematangsiantar, yang sudah menerima kedatangan kami untuk melihat Waduk Simarimbun ini, sekaligus melihat pabrik pengemasan air minum.
Di sini kami merasa menjadi lebih tahu bahwa kota Pematangsiantar ini sudah memiliki pabrik pengemasan air minum yang sudah memiliki sertifikat yang lengkap,” ujar Ponidi.
Setelah proses studi lapangan ini berakhir, Perumda Tirta Uli menghadiahi masing-masing pelajar sebotol Uli. (nda)



















