Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Pegawai Layangkan Mosi Tidak Percaya Terhadap Kadis Tuahman Saragih

by Redaksi
22/05/2018
in Peristiwa, Utama
0
Tuahman Saragih. (ist)

Tuahman Saragih. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

isiantar.com – Sebayak sepuluh orang pegawai di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Pematangsiantar melayangkan surat kepada walikota perihal pernyataan mosi tidak percaya atas kepemimpinan Kadis DKPP, Tuahman Saragih.

Hal itu terungkap dalam rapat antara Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan LKPj Walikota TA 2017 dengan DKPP, di gedung DPRD, Jumat (4/5/2018).

Pada surat pernyataan itu, tertera bahwa alasan mosi tidak percaya disebabkan Tuahman Saragih selaku Kepala Dinas sudah sering bertindak diluar kewajaran, tidak memahami teknis kegiatan yang dilaksanakan, serta semena-mena terhadap hak-hak pegawai. Tuahman Saragih juga disebut telah melakukan tidak pidana korupsi dengan tidak dibayarkannya uang Perjalanan Dinas Dalam Daerah untuk Petugas Vaksinasi Rabies.

Saat rapat, terungkapnya keberadaan surat mosi tidak percaya tersebut diawali dari pertanyaan Ketua Pansus, Ronal Tampublon, persis setelah Tuahman menjelaskan tentang program vaksinasi rabies di dinasya. Pertanyaan tersebut menyinggung bagaimana kondisi relasi Tuahman dengan bawahannya.

“Sayangnya anggota bapak ini sama bapak? Persoalannya Pak, ada masuk sama kita surat masalah perjalanan dinas (vaksinasi rabies) tadi yang (jumlah petugasnya) berkisar tujuh sampai delapan orang yang belum bapak bayarkan, padahal mereka sangat membutuhkan itu. Sementara sesuai dengan surat masuk sampai-sampai ngeri suratnya, Pak, ngeri. Surat pernyataan mosi tidak percayalah sampai kepada kami, Pak. Jadi untuk itu, kami juga supaya tau kami tim Pansus mengklarifikasi khususnya kepada pimpinan, mohon dulu keterangan yang jelas, Pak,” pinta Ronal Tampubolon kepada Tuahman.

Di awal penjelasannya, Tuhman mengatakan jika ia juga sudah memiliki firasat akan dilayangkannya mosi tidak percaya itu. Selanjutnya, ia berkata bahwa tidak dibayarkannya biaya perjalanan dinas petugas suntik rabies itu karena para pegawai yang ditugaskan melakukan suntik rabies tidak kunjung menyerahkan Surat Pertanggungjawaban Perjalanan Dinas (SPPD).

Ia mengaku sudah berulangkali mengingatkan agar SPPD tersebut dilengkapi dan diserahkan, namun tidak dilakukan juga. Sementara hingga saat ini, uang tersebut masih dipegang oleh bendahara DKPP menunggu kelengkapan SPPD tersebut.

“Itunya persoalannya ketua, mau mosi tidak percaya, mau apa, sukanyalah situ,” kata Tuahman.

Pernyataan Mosi Tidak Percaya

Tetapi selanjutnya, Tuahman meminta kebijakan Pansus agar pihaknya diberi kebijakan berupa perpanjangan waktu khusus untuk membayarkan uang perjalanan dinas bagi petugas suntik rabies tersebut bagi pegawai yang bisa melengkapi SPPD-nya.

“Saya mohonkan sama bapak-bapak yang terhormat, kita sepakati satu minggu ini, terhitung misalnya hari Senin sampai Jumat, diluar itu karus kita kembalikan ke Kas Daerah. Karena kasihan bendahara memegang uang itu, kalau hilang bagaimana?” Pinta Tuahman, yang langsung disetujui oleh Pansus.

Tuahman: Lahan Persawahan di Siantar Pasti Habis

Salah satu poin yang dicoba dibahas secara mendalam tersebut ialah perihal apa upaya DKPP untuk mempertahankan lahan persawahan yang semakin hari semakin berkurang. Dimana yang menjadi ironi dalam persoalan itu adalah berkurangnya lahan persawahan sebagian besar disebabkan pendirian bangunan-bangunan yang melanggar aturan seperti perumahan. Beberapa anggota Pansus yang mempertanyakan hal ini Frans Bungaran Sitanggang, Hotmaulina Malau, dan Hendra Pardede.

“Kalau kita lihat RPJMD Provinsi, Siantar ini salah satu lumbung beras nasional loh, Pak. Jadi kalau kita tidak bisa melindungi lahan pertanian kita. Saya rasa habis nanti ini, Pak,” kata Frans Bungaran.

“Baik, Pak, seperti kubilang tadi, memang pasti habis, karena ini kota. Soal upaya tadi, adanya Perda kita, kan itulah ditingkatkan oleh OPD yang memangani penegakan perda. Tapi tak bisa, kalau kita ini kan di kota, nah ini apa pun ceritanya. Seperti tadi sudah kukasih contoh anak kita mau bangun rumah, tidak mungkin kita tidak kasih kan?” Jawab Tuahman.

Ekspresi Frans Bungaran tampak langsung kusut mendengar jawaban tersebut. Namun Hendra Pardede mencoba melanjutkan topik yang sama dengan mempertanyakan dan mengutarakan kemungkinan-kemungkinan upaya peningkatan produksi lewat melaksanakan program yang tepat serta memanfaatkan teknologi pertanian yang sesungguhnya sudah lama berkembang. [nda]

Tags: Dinas Pertanian SiantarMosi Tidak PercayaPansus LKPj 2017PemkoSiantarKrisisLahanTuahman Saragih
Share5TweetPin

Related Posts

Pemko Siantar Gelar Lomba Mancing Bareng Walikota di Kolam Balai Benih

by Redaksi
20/08/2026
0

...

Ilustrasi bibit ikan.

Pemko Siantar Klaim Telah Bagikan 140.000 Ekor Bibit Ikan Secara Gratis ke Warga

by Redaksi
14/09/2025
0

...

Tinjau Penyaluran Bantuan Beras, Susanti Harap Masyarakat Manfaatkan Sebaik-baiknya

by Redaksi
05/06/2024
0

...

Kapolres dan Kadis Ketapang Siantar Zoom Meeting Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementan dan Polri

by Redaksi
01/05/2024
0

...

Kepala Bidang Aset BPKD Kota Siantar, Alwi Adrian Lumbangaol. (isiantar/nda).

Kabid Aset Pemko Siantar Bantah Mark-Up Pembelian Lahan Kantor Camat Martoba

by Redaksi
02/08/2021
0

...

Badri Kalimantan (kemeja putih) saat mendatangi Gedung DPRD untuk mengikuti rapat dengan Tim Pansus LKPJ Walikota TA 2017, Rabu sore (16/5/2018).

Inkongruensi dan Kejanggalan Hasil Pansus DPRD Siantar (Bag IV)

by Redaksi
03/06/2018
0

...

DPRD Siantar Sahkan Panitia Angket Penistaan Etnis Simalungun

by Redaksi
26/05/2018
0

...

Proses Hak Angket DPRD Kota Pematangsiantar

by Redaksi
25/05/2018
0

...

Ilustrasi. (int)

Inkongruensi dan Kejanggalan Hasil Pansus DPRD Siantar (Bag III)

by Redaksi
04/05/2021
0

...

Suasana rapat Pansus DPRD dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

Inkongruensi dan Kejanggalan Hasil Pansus DPRD Siantar (Bag II)

by Redaksi
04/05/2021
0

...

Terkini...

Pemko Siantar Gelar Bimtek Literasi Informasi untuk Pustakawan, Guru, dan Pegiat Literasi

30/09/2026

Pemko Siantar Gelar Edukasi Pasar Modal

30/09/2026

116 Pejabat Eselon Dilantik

30/09/2026

Ketua PKK Siantar Hadiri Pameran Kerajinan Nusantara di Jakarta

30/09/2026

Wesly Silalahi Terima Penghargaan sebagai Tokoh Toleransi

30/09/2026
Ilustrasi kerusakan pipa.

Sumur di Rakutta Sembiring Alami Kerusakan, Aliran Air Terganggu Sementara

30/09/2026

Pipa Pecah di Simpang Panei Telah Diperbaiki, Aliran Air Kembali Normal

30/09/2026

Perumda Tirta Uli Perbaiki Belasan Pipa yang Pecah Akibat Tiang Wifi

30/09/2026

TP PKK Siantar Sambut Kunjungan Tim Evaluasi Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

29/09/2026

Walikota Hadiri Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2026 Rindam I/Bukit Barisan

29/09/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In