Siantar — Komisi I DPRD Siantar meminta penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kenaikan BBM yang direncanakan dilaksanakan November nanti benar-benar tepat sasaran.
Permintaan ini disampaikan oleh Komisi I dalam rapat kerja pembahasan Ranperda Rancangan P-APBD TA 2022 dengan Dinas Sosial, Senin (26/9/2022), di Ruang Gabungan Komisi.
“Aku berharap janganlah ada lagi (salah sarasan) gitu, Pak Kadis. Karena kadang kami turun ke bawah, ke konstituen, kadang sakit kami mendengar ‘tujuh puluh tujuh tahun Indonesia merdeka, tiga tahun bapak DPRD, satu bantuan pun kami gak pernah dapat,’ kan sakit sekali mendengarnya itu, Pak,” ungkap Anggota Komisi I, Ilham Sinaga, kepada Kadis Sosial Pariaman Silaen.
Rapat ini dipimpin Ketua Komisi, Andika Prayogi Sinaga, dan diikuti Sekretaris Komisi, Baren Alijoyo Purba, dan Anggota-anggota Komisi, Tongam Pangaribuan, Arif Dermawan Hutabarat, dan Ilham Sinaga.
Di dalam rapat, Pariaman Silaen menyampaikan bahwa kategori masyarakat penerima BLT BBM ini nantinya adalah pengemudi ojol, pengemudi angkutan umum, pengemudi angkot, dan penciptaan lapangan kerja.
Adapun total alokasi BLT BBM yang akan disalurkan berkisar Rp 3,5 miliar, dengan target penerima sebanyak 20 ribu penerima. [nda]




















