isiantar.com – Dari sebanyak 31 kecamatan yang ada di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Kecamatan Haranggaol Horison yang terletak di tepi perairan Danau Toba, menjadi kecamatan penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terendah.
Informasi itu didapatkan dari Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Mixnon Andreas Simamora, Senin (13/3/2017).
Sementara untuk predikat penyumbang PAD tertinggi diraih oleh Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, yang berada di Kecamatan Bosar Maligas. Sebelumnya, predikat ini disandang oleh Kecamatan Girsang Sipangan Bolon yang dikenal dengan Kota Parapat-nya yang merupakan daerah kunjungan wisata internasional.
Mengenai sektor-sektor penyumbang PAD, untuk tahun 2017 ini, kata Mixnon, sektor yang ditargetkan menjadi penyumbang PAD terbesar adalah pemanfaatan/penyewaan aset dan lelang kendaraan.
“Target PAD paling besar dari pemanfaatan aset. Lahan yang belum dipergunakan (oleh pemkab akan) dipihak-ketigakan. Kemudian kendaraan juga, barang-barang rongsokan misalnya eks-eks alat berat akan kita lelang,” ungkapnya.
Setelah itu, sektor berikutnya yang juga ditargetkan menjadi penyumbang kontribusi PAD tertinggi ialah dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Mixnon mengaku tidak mengingat detil nilai nominalnya, namun PAD tahun 2017 ditargetkan meningkat sebesar 100 persen untuk seluruh sektor dari tahun lalu. [nda]




















