Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Sabtu, Oktober 31, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Dinas Peternakan akan Bikin Selebaran Kolera Babi Tak Menular ke Manusia

by Redaksi
04/12/2019
in Peristiwa, Uang
0
Share on FacebookShare on Twitter

Siantar — Sebagai respons terhadap keluhan peternak dan penjual daging babi di Siantar terkait penurunan omset sejak mewabahnya virus hog cholera atau kolera babi, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan kota Pematangsiantar akan menerbitkan selebaran berisi pemberitahuan bahwa kolera babi tak menular ke manusia.

Hal itu disampaikan Kabid Peternakan Rita Ellys Kartini, Selasa (3/12) pagi, saat diwawancarai soal semakin tingginya kekhawatiran dan kerugian peternak pun penjual daging babi semenjak virus ini mewabah di beberapa tempat di Sumatera Utara.

Ellys mengakui untuk kota Siantar, bisnis ternak babi selama ini menjadi sektor yang cukup berkontribusi bagi perekonomian masyarakat. Oleh karenanya imbauan itu dinilai perlu diterbitkan sebagai semacam dukungan bagi masyarakat yang bergeliat di bisnis ini.

“Karena sepinya penjualan daging babi ini, banyak yang mengeluh, kita ini mau membuat seperti imbauan kepada masyarakat supaya tidak takut memakan daging babi (bagi yang mengkonsumsi) karena virus itu tidak menular ke manusia, itu hanya menyerang ke ternak babi saja,” terang Ellys.

Jangan Ambil Babi dari Luar Siantar

Dalam wawancara itu Ellys kembali menegaskan hingga kini belum ada kasus kolera babi di kota Siantar.

Hanya kata Ellys sebagai bagian upaya antisipasi, pihaknya menganjurkan supaya peternak dan penjual daging babi tidak mengambil ternak yang berasal dari luar Siantar.

“Kalau hanya untuk dipotong, itu tidak apa-apa. Tapi kalau untuk dijadikan bibit atau pembesaran itu tidak kita anjurkan karena nanti matinya di Siantar, kan kasihan juga,” ujarnya.

Disinggung soal bentuk antisipasi yang lebih serius semisal dengan memberi vaksin anti-virus ke ternak babi yang belum terjangkit, Ellys menjawab pihaknya belum memiliki vaksin tersebut.

Namun minggu depan pihaknya kata Ellys akan melakukan disinfeksi ke lokasi-lokasi peternakan dengan menyemprotkan disinfektan yang disalurkan oleh Kementerian Pertanian.

Kabid Peternakan di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar, Rita Ellys Kartini. (isiantar/nda).

“Kami sudah programkan minggu depan. Cuma karena keterbatasan bahan dan tenaga mungkin tidak semua bisa ter-cover kami. Kami akan menyurati camat-camatnya, merekalah nanti yang menunjukkan peternakkan (babi) yang mana (yang di-disinfeksi),” ungkapnya. Adapun wilayah yang ia sebut menjadi prioritas untuk disinfeksi itu yakni kecamatan Siantar Utara, Selatan dan Marimbun.

Yang Tanam Babi Mati akan Dapat Apresiasi dari Kementerian

Di sisi lain, untuk mengatasi dampak dari perilaku negatif sebagian peternak yang dikabarkan ada yang membuang begitu saja babinya yang mati atau menceburkannya ke sungai, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian dikatakan akan memberi apresiasi bagi peternak yang menguburkan babinya yang mati.

Apresiasi itu kata Ellys akan diberikan dalam bentuk uang, namun besarannya belum diketahui. [nda]


Baca juga:

Henry Manik Soal Pencemaran Danau Toba: Audit World Bank udah keluar, nunggu apa lagi?

Ikan Louhan Mulai Kuasai Perairan Danau Toba

Ada Makam di Taman Bunga Siantar

Tags: EkonomiPelestarian LingkunganPeternakanVirus Kolera Babi
Share44TweetPin

Related Posts

Wesly Minta Wakaf Produktif untuk UMKM Tidak Terhenti pada Aspek Bantuan Aset

by Redaksi
18/10/2026
0

...

Kota Siantar Dapat Bantuan Bedah Rumah Tak Layak Huni Sebanyak 634 Unit

by Redaksi
15/10/2026
0

...

Pemko Siantar Gelar Edukasi Pasar Modal

by Redaksi
30/09/2026
0

...

Disnaker Siantar Bikin Pelatihan Sosial Media Influencer

by Redaksi
25/09/2026
0

...

Hanya 36 Pelamar Job Fair yang Diterima Bekerja

by Redaksi
19/09/2026
0

...

Tim Sidak Harga Pangan dan Pengendalian Inflasi Kunjungi Pasar dan Peternak

by Redaksi
31/08/2026
0

...

Pemko Siantar Terima Penghargaan dari OJK

by Redaksi
30/08/2026
0

...

PPATK Temukan 1.885 Rekening Penerima Bansos di Siantar Terindikasi Judol

by Redaksi
29/08/2026
0

...

Wesly Tekankan Aspek Ketersediaan Kebutuhan Pokok Demi Kendalikan Inflasi

by Redaksi
26/08/2026
0

...

Pemko Siantar Gelar Lomba Mancing Bareng Walikota di Kolam Balai Benih

by Redaksi
20/08/2026
0

...

Terkini...

Peringatan Hari Sumpah Pemuda Turut Dimeriahkan Lomba Mancing

30/10/2026

Walikota Siantar Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Kewilayahan Patuh Toba 2026

29/10/2026

Wesly Silalahi Terima Penghargaan BKPRMI sebagai Tokoh yang Peduli Anak Yatim dan Pemuda Masjid

29/10/2026

Siantar Terima Penghargaan Nominasi TPAKD Award Tahun 2026

29/10/2026

Pemko Siantar Terima Kunjungan Silaturahmi DP MUI

28/10/2026

Pemko dan Polres Siantar Gelar Rakor Akselerasi Program Kapolri

28/10/2026

Jadi Pembina Upacara di SMP CR 1, Wesly: Keberhasilan tak hanya ditentukan nilai akademik, tapi juga karakter

28/10/2026

Walikota Siantar Tandatangani Prasasti Peresmian Aula SMP Bintang Timur

28/10/2026

Pemko Siantar Gelar Festival Seni dan Qasidah Tahun 2026

23/10/2026

Pemko Siantar Kembali Raih Penghargaan di Bidang Keterbukaan Informasi

20/10/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In