Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Minggu, Agustus 2, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Dinas Peternakan akan Bikin Selebaran Kolera Babi Tak Menular ke Manusia

by Redaksi
04/12/2019
in Peristiwa, Uang
0
Share on FacebookShare on Twitter

Siantar — Sebagai respons terhadap keluhan peternak dan penjual daging babi di Siantar terkait penurunan omset sejak mewabahnya virus hog cholera atau kolera babi, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan kota Pematangsiantar akan menerbitkan selebaran berisi pemberitahuan bahwa kolera babi tak menular ke manusia.

Hal itu disampaikan Kabid Peternakan Rita Ellys Kartini, Selasa (3/12) pagi, saat diwawancarai soal semakin tingginya kekhawatiran dan kerugian peternak pun penjual daging babi semenjak virus ini mewabah di beberapa tempat di Sumatera Utara.

Ellys mengakui untuk kota Siantar, bisnis ternak babi selama ini menjadi sektor yang cukup berkontribusi bagi perekonomian masyarakat. Oleh karenanya imbauan itu dinilai perlu diterbitkan sebagai semacam dukungan bagi masyarakat yang bergeliat di bisnis ini.

“Karena sepinya penjualan daging babi ini, banyak yang mengeluh, kita ini mau membuat seperti imbauan kepada masyarakat supaya tidak takut memakan daging babi (bagi yang mengkonsumsi) karena virus itu tidak menular ke manusia, itu hanya menyerang ke ternak babi saja,” terang Ellys.

Jangan Ambil Babi dari Luar Siantar

Dalam wawancara itu Ellys kembali menegaskan hingga kini belum ada kasus kolera babi di kota Siantar.

Hanya kata Ellys sebagai bagian upaya antisipasi, pihaknya menganjurkan supaya peternak dan penjual daging babi tidak mengambil ternak yang berasal dari luar Siantar.

“Kalau hanya untuk dipotong, itu tidak apa-apa. Tapi kalau untuk dijadikan bibit atau pembesaran itu tidak kita anjurkan karena nanti matinya di Siantar, kan kasihan juga,” ujarnya.

Disinggung soal bentuk antisipasi yang lebih serius semisal dengan memberi vaksin anti-virus ke ternak babi yang belum terjangkit, Ellys menjawab pihaknya belum memiliki vaksin tersebut.

Namun minggu depan pihaknya kata Ellys akan melakukan disinfeksi ke lokasi-lokasi peternakan dengan menyemprotkan disinfektan yang disalurkan oleh Kementerian Pertanian.

Kabid Peternakan di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar, Rita Ellys Kartini. (isiantar/nda).

“Kami sudah programkan minggu depan. Cuma karena keterbatasan bahan dan tenaga mungkin tidak semua bisa ter-cover kami. Kami akan menyurati camat-camatnya, merekalah nanti yang menunjukkan peternakkan (babi) yang mana (yang di-disinfeksi),” ungkapnya. Adapun wilayah yang ia sebut menjadi prioritas untuk disinfeksi itu yakni kecamatan Siantar Utara, Selatan dan Marimbun.

Yang Tanam Babi Mati akan Dapat Apresiasi dari Kementerian

Di sisi lain, untuk mengatasi dampak dari perilaku negatif sebagian peternak yang dikabarkan ada yang membuang begitu saja babinya yang mati atau menceburkannya ke sungai, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian dikatakan akan memberi apresiasi bagi peternak yang menguburkan babinya yang mati.

Apresiasi itu kata Ellys akan diberikan dalam bentuk uang, namun besarannya belum diketahui. [nda]


Baca juga:

Henry Manik Soal Pencemaran Danau Toba: Audit World Bank udah keluar, nunggu apa lagi?

Ikan Louhan Mulai Kuasai Perairan Danau Toba

Ada Makam di Taman Bunga Siantar

Tags: EkonomiPelestarian LingkunganPeternakanVirus Kolera Babi
Share44TweetPin

Related Posts

Pelatihan Calon Manajer Kopdes Berakhir

by Redaksi
31/07/2026
0

...

Dekranasda Siantar Pastikan akan Kembangkan UMKM

by Redaksi
28/07/2026
0

...

Kolaborasi Tanam Serentak Warnai Peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 di Sumut

by Redaksi
27/07/2026
0

...

Rehabilitasi Mangrove Dimulai dari Masyarakat: Dialog di Sumatera Utara Perkuat Strategi Komunikasi untuk Ketahanan Wilayah Pesisir

by Redaksi
17/07/2026
0

...

Walikota Siantar Hadiri Rakor Asistensi dan Monitoring Penggunaan Tambahan Dana TKD

by Redaksi
17/07/2026
0

...

Ini 4 Langkah yang Akan Dilakukan Pemko Siantar atas Pajak Parluasan Usai Terbakar

by Redaksi
24/06/2026
0

...

Gejolak Republik yang Menggelitik: SDA Dikuasai Oligarki, Gerakan Terbelah, dan Konflik Diproduksi Algoritma

by Redaksi
20/06/2026
0

...

Wesly Silalahi Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026

by Redaksi
20/06/2026
0

...

Pemko Siantar Serahkan Bantuan Bibit Sayuran dan Kompos ke Masyarakat

by Redaksi
17/06/2026
0

...

Wesly Silalahi Hadiri Pekan Inovasi Investasi Sumut di Parapat

by Redaksi
16/06/2026
0

...

Terkini...

Walikota Diwakili Sekda Jenguk Korban Longsor di Siantar

31/07/2026

Longsor di Siantar, 8 Orang Korban Luka-luka

31/07/2026

Pelatihan Calon Manajer Kopdes Berakhir

31/07/2026

Walikota Siantar Ajak Pengurus IDI Siantar – Simalungun Berkolaborasi Tingkatkan Layanan Kesehatan

31/07/2026

Sudarsono Sipayung Dilantik Jadi Kepala Disdukcapil

31/07/2026

Walikota Siantar Terima Kunjungan Asosiasi Pendeta Indonesia

30/07/2026

YPU Siantar Apresiasi Pemko atas Program Keumatan yang Berdampak Langsung ke Masyarakat

30/07/2026

Wesly Hadiri Reuni Akbar Alumni Lintas Angkatan SMP Cinta Rakyat 1 Siantar

30/07/2026

Pemko dan Polres Siantar Bahas Kesiapan  Sumatera Utara Rally 2026

29/07/2026

Pemko Dukung Raker dan Pelantikan Pengurus Dewan Masjid Indonesia Kota Pematangsiantar

29/07/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In