Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Rabu, Juni 17, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Dinas Peternakan akan Bikin Selebaran Kolera Babi Tak Menular ke Manusia

by Redaksi
04/12/2019
in Peristiwa, Uang
0
Share on FacebookShare on Twitter

Siantar — Sebagai respons terhadap keluhan peternak dan penjual daging babi di Siantar terkait penurunan omset sejak mewabahnya virus hog cholera atau kolera babi, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan kota Pematangsiantar akan menerbitkan selebaran berisi pemberitahuan bahwa kolera babi tak menular ke manusia.

Hal itu disampaikan Kabid Peternakan Rita Ellys Kartini, Selasa (3/12) pagi, saat diwawancarai soal semakin tingginya kekhawatiran dan kerugian peternak pun penjual daging babi semenjak virus ini mewabah di beberapa tempat di Sumatera Utara.

Ellys mengakui untuk kota Siantar, bisnis ternak babi selama ini menjadi sektor yang cukup berkontribusi bagi perekonomian masyarakat. Oleh karenanya imbauan itu dinilai perlu diterbitkan sebagai semacam dukungan bagi masyarakat yang bergeliat di bisnis ini.

“Karena sepinya penjualan daging babi ini, banyak yang mengeluh, kita ini mau membuat seperti imbauan kepada masyarakat supaya tidak takut memakan daging babi (bagi yang mengkonsumsi) karena virus itu tidak menular ke manusia, itu hanya menyerang ke ternak babi saja,” terang Ellys.

Jangan Ambil Babi dari Luar Siantar

Dalam wawancara itu Ellys kembali menegaskan hingga kini belum ada kasus kolera babi di kota Siantar.

Hanya kata Ellys sebagai bagian upaya antisipasi, pihaknya menganjurkan supaya peternak dan penjual daging babi tidak mengambil ternak yang berasal dari luar Siantar.

“Kalau hanya untuk dipotong, itu tidak apa-apa. Tapi kalau untuk dijadikan bibit atau pembesaran itu tidak kita anjurkan karena nanti matinya di Siantar, kan kasihan juga,” ujarnya.

Disinggung soal bentuk antisipasi yang lebih serius semisal dengan memberi vaksin anti-virus ke ternak babi yang belum terjangkit, Ellys menjawab pihaknya belum memiliki vaksin tersebut.

Namun minggu depan pihaknya kata Ellys akan melakukan disinfeksi ke lokasi-lokasi peternakan dengan menyemprotkan disinfektan yang disalurkan oleh Kementerian Pertanian.

Kabid Peternakan di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar, Rita Ellys Kartini. (isiantar/nda).

“Kami sudah programkan minggu depan. Cuma karena keterbatasan bahan dan tenaga mungkin tidak semua bisa ter-cover kami. Kami akan menyurati camat-camatnya, merekalah nanti yang menunjukkan peternakkan (babi) yang mana (yang di-disinfeksi),” ungkapnya. Adapun wilayah yang ia sebut menjadi prioritas untuk disinfeksi itu yakni kecamatan Siantar Utara, Selatan dan Marimbun.

Yang Tanam Babi Mati akan Dapat Apresiasi dari Kementerian

Di sisi lain, untuk mengatasi dampak dari perilaku negatif sebagian peternak yang dikabarkan ada yang membuang begitu saja babinya yang mati atau menceburkannya ke sungai, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian dikatakan akan memberi apresiasi bagi peternak yang menguburkan babinya yang mati.

Apresiasi itu kata Ellys akan diberikan dalam bentuk uang, namun besarannya belum diketahui. [nda]


Baca juga:

Henry Manik Soal Pencemaran Danau Toba: Audit World Bank udah keluar, nunggu apa lagi?

Ikan Louhan Mulai Kuasai Perairan Danau Toba

Ada Makam di Taman Bunga Siantar

Tags: EkonomiPelestarian LingkunganPeternakanVirus Kolera Babi
Share44TweetPin

Related Posts

Pemko Siantar Serahkan Bantuan Bibit Sayuran dan Kompos ke Masyarakat

by Redaksi
17/06/2026
0

...

Wesly Silalahi Hadiri Pekan Inovasi Investasi Sumut di Parapat

by Redaksi
16/06/2026
0

...

May Day, Dari Refleksi Jadi Sekedar Seremoni

by Redaksi
02/05/2026
0

...

Uli Berganti Nama, Disarankan Jadi Air Mineral Wajib Seluruh Instansi di Siantar

by Redaksi
29/04/2026
0

...

Pemko Siantar Sidak Harga Minyakita di Pasaran

by Redaksi
28/04/2026
0

...

Pemko Siantar Peringati Hari Bumi dengan Aksi Bersih Sungai

by Redaksi
27/04/2026
0

...

DLH Siantar Serahkan Kontrak Kerja kepada 66 Petugas Lapangan Kebersihan

by Redaksi
24/04/2026
0

...

Pemko Siantar Luncurkan 22 Ribu Paket Bantuan Pangan untuk Warga Miskin

by Redaksi
08/04/2026
0

...

Disampaikan kepada Menteri, Begini Konsep Pemko Siantar Turunkan Angka Pengangguran

by Redaksi
02/04/2026
0

...

Baznas Siantar Salurkan Zakat Kepada 520 Mustahik

by Redaksi
15/03/2026
0

...

Terkini...

Pengelolaan Parkir di Siantar akan Diserahkan ke Pihak Swasta

17/06/2026

Wesly Silalahi Bantu 500 Sak Semen untuk Pembangunan GBI Jalan Danau Tondano

17/06/2026

Pemko Siantar Serahkan Bantuan Bibit Sayuran dan Kompos ke Masyarakat

17/06/2026

Pledoi untuk Seorang Kawan: Membela Budiman dari Pinggiran Kota

16/06/2026

Wesly Silalahi Hadiri Pekan Inovasi Investasi Sumut di Parapat

16/06/2026

Nobar Pesta Babi dan Menyoal Fungsi Gereja atas Penancapan 1800 Salib Merah

14/06/2026

Teratai Kembang Raih Juara Umum di Ajang O2SN Kota Siantar

13/06/2026

Walikota Siantar Terima Penghargaan atas Komitmen Mendirikan Posbankum

10/06/2026

Fenomena Cawe-cawe Politik di Siantar: Krisis Demokrasi Lokal dan Peran Rakyat

10/06/2026

Laba Terus Meningkat, Perumda Tirta Uli Serahkan Dividen Rp 1,3 M kepada Pemko

09/06/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In