Home Seni & Wisata Ikan Louhan Mulai Kuasai Perairan Danau Toba

Ikan Louhan Mulai Kuasai Perairan Danau Toba

SHARE
Seorang anak kecil sedang memancing di pantai Tuktuk Siadong, Samosir, pada sore hari di akhir Juli 2019. (isiantar/nda).
SamosirPerairan Tao (danau) Toba kini tak lagi didominasi Ihan Batak, ikan Pora-pora, ikan Mas, Nila ataupun Mujair. Tapi kini yang ‘menguasai’ perairan ini adalah ikan Louhan jenis Red Devil.
Ikan Red Devil yang bernama latin Amphilophus Labiatus merupakan salah satu nenek moyang ikan Louhan sebelum terus melakukan kawin silang hingga bertransformasi bentuk menjadi seperti yang ada sekarang ini. Dinamai Red Devil (Setan Merah) selain karena warna dasarnya yang merah, juga karena sifatnya yang sangat agresif dengan gigi yang besar dan kuat.
Di alam bebas, Red devil merupakan karnivora penyantap udang, cacing, serangga, telur ikan dan ikan-ikan yang masih berukuran kecil. Bila merasa terganggu ikan ini tak takut berhadapan dengan ikan lain sekalipun yang ukurannya lebih besar.
“Udah payah sekarang kalau mau dapat ikan Jair atau Nila, ikan Louhan semua yang makan umpan (pancing) awak,” kata seorang pemancing di pantai Tigaras, awal Agustus lalu.
Para pemancing yang mendapat Louhan langsung melempar kembali ikan tersebut kembali ke dalam danau. Selain harga jual tidak ada, dagingnya juga disebut kurang enak dikonsumsi.
“Gangguan” Red Devil juga dirasakan pemancing lokal di sekitar pantai Tuktuk Siadong, Samosir. Tak cuma menyantap umpan pancing tapi ikan invasif ini juga masuk ke doton dan bubu (jerat) yang ditanam ke air danau. Karena tak punya nilai jual, mereka juga melepasnya kembali ke danau.
Pantauan isiantar.com, perkembangan jumlah Louhan di perairan Danau Toba memang pesat secara mengejutkan. Dengan mata telanjang ikan ini bahkan bisa terlihat berseliweran di sepanjang pantai. Meski agak aneh, sebab ternyata belum semua penduduk Samosir mengetahui hal ini.
Sebelum di Danau Toba, kabar “serangan” Red Devil sudah tersiar dari sejumlah lokasi di nusantara. Banyak pecinta lingkungan khawatir oleh kehadiran ikan ini sebab mampu memusnahkan ikan endemik (asli) di perairan yang didatanginya.
Sebelumnya, ikan ini dikabarkan sudah menyerang Danau Sentani, waduk Jatiluhur, waduk Sermo, waduk Cirata, waduk Setu Pulo dan waduk Kedungombo.
Di bawah ini salah satu Vlog pemancing di Danau Toba yang dipublish Oktober 2018 lalu.

[nda]
Sumber foto ikan Red Devil: Screenshot YouTube Pemancing Danau Toba.