Siantar — Persiapan untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) Kedua perihal rencana pembangunan “GOR” yang ternyata tidak dihadiri Walikota Susanti Dewayani, Senin (19/9/2022), sempat dihiasi drama berupa beberapa ASN Sekretariat DPRD Siantar yang memindahkan posisi bangku yang seharusnya akan diduduki Susanti di rapat tersebut.
Sebelum banyak peserta memasuki ruangan rapat, posisi bangku untuk Susanti berada di posisi menghadap podium pimpinan rapat, berderet dengan jejeran bangku untuk pejabat-pejabat Pemko.
Namun, ketika ruangan sudah hampir dipenuhi para peserta, dan rapat seperti akan segera dimulai, beberapa ASN bersama Sekwan memindahkan posisi bangku untuk Susanti tersebut, ke atas podium yang posisinya bersisian dengan para pimpinan rapat.
Namun tidak diketahui apa pertimbangannya, tak berapa lama kemudian, bangku itu dikembalikan ke posisi yakni awal menghadap pimpinan rapat berderet dengan jajaran pejabat pemko.
Amatan di lokasi, jika posisi bangku Susanti berada di podium pimpinan rapat, hal itu akan menjadikan Susanti berada di tempat yang terpisah dengan pejabat-pejabat bawahannya. Namun bila posisi bangku menghadap podium dan Susanti duduk berderet dengan pejabat-pejabat bawahannya, Susanti akan terhubung dan dimungkinkan bisa mendapat masukan atau “bisikan” dari para bawahannya dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan di rapat tersebut.
Namun RDP Kedua ini ternyata gagal berlangsung karena hingga sore hari Susanti tidak juga datang ke rapat ini. [nda]




















