Siantar — Aliran air ke sebagian wilayah Kota Siantar terputus akibat longsor di Pondok Malaysia yang membuat pipa distribusi milik Perumda Tirtauli pecah.
Longsor di kawasan yang merupakan areal perkebunan sawit itu diperkirakan terjadi saat hujan deras pada Rabu (17/3) malam.
Kabag Transmisi dan Distribusi (Trandis) Perumda Tirtauli, Jumirin, mengatakan, patahnya pipa tersebut menyebabkan aliran air untuk beberapa kawasan di sebanyak empat kecamatan di Kota Siantar terputus untuk sementara .
Untuk Kecamatan Siantar Marimbun aliran yang terputus melingkupi Kelurahan Marihat Jaya, Nagahuta, Nagahuta Timur, Tongmarimbun, Simarimbundan Pematang Marihat.
Untuk Kecamatan Siantar Selatan melingkupi Kelurahan Karo, Kristen, Toba, Aek Nauli, Martimbang, dan Kelurahan Simalungun.
Untuk Kecamatan Siantar Marihat melingkupi Kelurahan BP Nauli, Parhorasan Nauli, Suka Maju, Suka Makmur, Pardamean, Suka Raja dan Mekar Nauli.
Dan di Kecamatan Siantar Timur, aliran air yang terputus akibat patahnya pipa tersebut melingkupi kawasan Kelurahan Tomuan dan Kebun Sayur.
“Ini sedang kita perbaiki. Mudah-mudahan nanti malam sudah rampung,” kata Jumirin saat dihubungi Kamis (18/3) siang.
Jumirin menambahkan, selain yang pecah akibat longsor, ada juga satu titik lagi pipa yang pecah akibat pergeseran tanah yang lokasinya juga masih di kawasan Pondok Malaysia.
Sementara itu manajemen Perumda Tirtauli telah langsung mengoperasikan mobil layanan air tangki gratis ke wilayah-wilayah yang terdampak tersebut untuk memastikan masyarakat tetap mendapat suplai air bersih.
Humas Perumda Tirtauli Rosliana Sitanggang, atas nama manajemen, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang disebabkan gangguan layanan ini. Dan dia berharap perbaikan bisa selesai secepatnya.
Ia juga mengingatkan kepada seluruh pelanggan yang kawasannya membutuhkan layanan air mobil tangki gratis bisa menghubungi langsung ke nomor layanan pelanggan Perumda Tirtauli yakni 0622-24017, atau 08116064448. [PR/nda]




















