isiantar.com – Maha Dharma Saragih menyatakan kecewa terhadap Pemkab Simalungun yang terhitung telah 15 tahun menelantarkan Gedung Olah Raga (GOR) Rajamin Purba.
Selain karena biaya yang telah dikucurkan untuk bangunan tersebut sangat besar, juga karena mengingat daerah ini memiliki jumlah penduduk terbanyak nomor 3 di Sumatera Utara, yang seyogianya telah memiliki gedung dan fasilitas kegiatan olah raga yang representatif khususnya untuk generasi muda.
“Kondisi GOR dan stadion itu sekarang jadi saksi bisu betapa nestapanya nasib pembinaan olah raga di Simalungun. Padahal saya yakin, daerah kita ini memiliki banyak sekali bibit-bibit yang potensial meraih prestasi tinggi di bidang olah raga jika disediakan fasilitas yang memadai,” kata Maha Dharma, Rabu malam (22/3/2017).
(BACA JUGA: Dibangun miliaran, GOR Rajamin Purba telah rusak )
Maha Dharma yang saat ini tengah menggelar sebuah turnamen bola volley antar desa memperebutkan Trophy Ketua DPC PDIP Simalungun, meminta pemkab untuk tidak menyewakan aset GOR dan Stadion Rajamin Purba ke pihak ketiga, sebagaimana yang telah dilakukan pemkab terhadap aset lainnya seperti eks kantor bupati dan eks gedung DPRD yang berlokasi di Jalan Asahan.
Tetapi ia menyarankan pemkab berusaha agar GOR dan Stadion tersebut bisa segera difungsikan sebagaimana tujuan awal pembangunan gedung tersebut 15 tahun yang lalu. [ry]




















