Siantar — Ketua TP PKK yang juga Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Pematangsiantar, Ny Liswati Wesly Silalahi, menegaskan agar acara perpisahan murid PAUD Kelurahan tidak dipungut biaya. Apabila masyarakat menemukan adanya pungutan biaya, agar melaporkannya kepada Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), atau ke ajudan Ny Liswati.
Penegasan itu disampaikan Ny Liswati saat ia bersama Walikota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, berkunjung ke PAUD di Jalan Seram Bawah, Kelurahan Bantan, pada Jumat pagi (23/5/2025).
Ia mengatakan acara perpisahan murid PAUD Kelurahan jangan sampai membebani orang tua murid. Sebab orang tua murid masih akan harus mengeluarkan biaya untuk kelanjutan pendidikan anak-anaknya usai dari PAUD.
“Ya, ibu-ibu. Tidak ada pungutan biaya untuk perpisahan murid PAUD. Kalau ada pungutan, silakan dilaporkan. Akan kita tindaklanjuti,” pesan Ny Liswati kepada orang tua murid yang hadir.
Ia juga menyapa murid-murid PAUD dan ikut bernyanyi bersama mereka. Dan menyampaikan pesan agar murid-murid PAUD tetap menjaga kesehatan, karena tidak lama lagi akan melanjutkan pendidikan ke sekolah dasar (SD).
Sementara Wesly Silalahi berharap PAUD Kelurahan bisa memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak usia dini. Agar mereka telah benar-benar siap saat akan melanjutkan pendidikan ke SD.
“Usia dini termasuk masa keemasan anak-anak. Sehingga mereka harus mendapatkan pendidikan yang baik demi masa depannya, yang juga akan mewujudkan Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,” kata Wesly. (PR/nda)




















