Siantar — Walikota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, didampingi Ketua TP PKK, Ny Liswati Wesly Silalahi, menghadiri Konferensi Kota Toleran (KKT) yang digelar Setara Institute di Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu (15/11/2025).
Pada acara makan malam untuk penyambutan seluruh tamu (welcome dinner) untuk KTT ini, Tjhai Chui Mie selaku Walikota Singkawang, menyampaikan terima kasih kepada Setara Institute yang memilih Singkawang sebagai tempat KKT.
“Menjadi satu kebahagiaan dan kebanggaan serta satu kehormatan bagi kami, Singkawang dijadikan tuan rumah. Tentunya kedatangan bapak/ibu menambah teman, menambah persahabatan, dan tentunya meningkatkan tali silaturahmi kita. Jadi nanti saya ke mana-mana ada temannya,” kata Tjhai Chui Mie.
Tjhai Chui Mie juga memperkenalkan gambaran umum Singkawang yang berulang kali berhasil meraih predikat kota paling toleran. Selain terkenal dengan ragam kuliner yang nikmat, Singkawang juga memiliki batik Tidayu.
“Ya, seperti yang saya pakai ini adalah batik Tidayu, batik kita. Batik Tidayu singkatan dari Tionghoa Dayak Melayu. Jadi mungkin nanti boleh juga buat oleh-oleh,” imbuhnya, seraya mengaku bangga dan senang dengan kehadiran para tamu dan undangan, yang sebelumnya sudah diajak anjangsana ke sejumlah rumah ibadah yang ada di Singkawang.
KKT bertema “Menguatkan Inisiatif dan Kolaborasi Membangun Ekosistem Toleransi” ini diikuti kota-kota toleran se-Indonesia termasuk Pematangsiantar. KKT yang bertujuan mempromosikan nilai toleransi dan keberagaman sekaligus menjadi ruang berbagi pengalaman serta strategi pengelolaan keberagaman di tingkat daerah ini, dijadwalkan berlangsung dua hari.

Wesly Silalahi mengatakan mengatakan sangat senang mengikuti KKT yang menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan ekosistem kota toleransi ini. Pengalaman dari mengikuti KTT ini katanya akan menjadi pelajaran berharga untuk terus memperkuat toleransi di Kota Pematangsiantar. (PR/nda)




















