isiantar.com – Gedung Olah Raga (GOR) Rajamin Purba yang berlokasi di Jalan Asahan KM VII, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, dibangun pada tahun 2002. Nama GOR diambil dari nama salah seorang tokoh masyarakat Simalungun. Semenjak dibangun, GOR ini sama sekali belum pernah difungsikan.
Dari data yang dihimpun isiantar.com, untuk membangun GOR Rajamin Purba ini, Pemkab Simalungun yang saat itu dipimpin bupati John Hugo Silalahi, menggelontorkan total biaya mencapai Rp 4 miliar lebih. Pembangunannya serangkai dengan pembangunan stadion sepak bola yang berada persis di samping kanan bangunan GOR.
Sekarang, kondisi bangunan GOR Rajamin Purba telah rusak parah. Halamannya dipenuhi belukar yang tinggi yang harus dilalui jika ingin masuk ke dalam gedung. Sebagian atap dan dinding bangunan sudah bocor dan ambruk. Tempat duduk penonton juga tinggal rangkaian tulang besi.
Kondisi di dalam bangunan cukup bersih, kemungkinan karena tidak pernah dimasuki orang.
Menurut data yang dihimpun, selain mengucurkan biaya Rp 2 miliar lebih untuk membangun GOR, untuk pembangunan lapangan sepak bola dan podium penonton yang ada di samping kanan GOR, pemkab saat itu juga menggelontorkan biaya mencapai Rp 1 miliar.
Selain itu, untuk pembangunan drainase lapangan sebesar Rp 100 juta, pembangunan stadion tertutup sepak bola sebesar Rp 700 juta, pembangunan pos jaga sebesar 30 juta, dan untuk pembangunan cafe mini yang berada dekat pintu masuk stadion sebesar Rp 200 juta.
Berikut foto-foto kondisi GOR dan Stadion Rajamin Purba, Selasa (22/3/2017);
[nda]

































