isiantar. com – Dalam satu hari, Selasa (20/12/2016), tercatat tiga orang warga Kecamatan Percut Sei Tuan, Medan, Sumut, mendatangi kantor Polsek karena telah menjadi korban pencurian sepeda motor.
Salah satu korban ialah Hilde Sihaloho (25) warga Jalan Gaharu Medan. Sepeda motornya, Honda Beat bernomor plat BK 5330 ADW raib saat diparkirkannya di Jalan Haji Anif, Desa Sampali, persisnya di dekat jembatan.
Korban mencerikan pencurian sepeda motornya itu terjadi saat ia sedang menuju Desa Sampali untuk membeli baju. Setelah dari Jalan Pancing, korban melajukan roda duanya menuju jembatan dekat tol H Anif.
Belum sampai ke jembatan, korban keburu ingin buang air kecil. Tanpa curiga, ia memarkirkan sepeda motornya di pinggir jalan dengan stang terkunci, lalu menuju belakang warung untuk buang air kecil.
Usai buang air kecil, ia terkejut melihat kendaraannya sudah tak ada lagi di tempat parkir. “Saya cuma buang air kecil di belakang warung. Kreta kuparkirkan di pinggir jalan,” ujarnya.
Di hari yang sama, Limsen (25) warga Jalan Tanjung Selamat Pasar 4, Kecamatan Percut Sei Tuan, juga mengadu karena sepeda motornya, Yamaha Vega bernomor polisi BK 2328 UT hilang disikat maling pada Sabtu (17/12) jam 23.00 WIB.
Limsen mengatakan, saat itu ia sedang menunggu istrinya di sebuah lokasi pesta di Desa Saentis. Ia meninggalkan sepeda motornya diparkiran yang tak jauh dari lokasi pesta.
Begitu mau pulang, ia terkejut menyadari sepeda motornya sudah tidak ada lagi. “Malingnya mungkin warga sekitar,” kata korban.
Masih di hari yang sama di Polsek Percut, ada juga yang sudah menunggu membuat laporan, yakni Ilham Saputra (22). Pria yang tinggal di Jalan Datuk Kabu, Gang Silaturahmi Pasar 3 Tembung ini mengaku kehilangan roda duanya di area parkir Bank Mandiri Pasar 8 Tembung, Jumat (16/12) kemarin.
“Kehilangan sepeda motor aku, Bang. Entah siapa yang ngambil, padahal baru sebentar saja kuparkirkan. Memang ngeri kali maling sekarang,” gerutunya.
Kian banyaknya tindak pencurian sepeda motor sangat meresahkan warga Percut. Warga menduga masih ada korban lain yang entah mengapa enggan melaporkan ke polisi.
(nda)
sumber: SD











