isiantar.com – Sebuah pemandangan menarik terlihat di sekitar Lapangan Adam Malik, Kota Siantar, Kamis (22/12). Di salah satu sisi trotoarnya, berjejer maniatur truk dengan warna-warna yang mencolok.
Pemandangan ini dihadirkan oleh Aidil Hamzah, warga Jalan Singosari, seorang pengerajin miniatur truk dari bahan kayu. Sore itu dia sengaja menjejerkannya untuk dijual kepada pembeli.

Aidil mengatakan, miniatur truk itu ia buat sendiri sendiri di rumahnya. Ia sudah lama menjual jenis kerajinan tersebut, namun tempatnya selalu berpindah-pindah.
“Saya jualan sudah lama juga. Bukan karena hari besar saja. Tapi ya, kadang jualan kadang tidak,” katanya.

Untuk kemudi minatur truk yang dijual Aidil itu terbuat dari sepotong kayu yang ujungnya diikat seutas tali yang terhubung dengan kedua ban depan.
Sementara itu dari sisi penelitian, mainan tradisonal yang terbuat dari kayu disebut sebagai mainan yang bermanfaat untuk perkembangan motorik dan kognitif bagi anak. Apalagi bila anak diajarkan langsung cara membuat mainan tersebut.
Keuntungan lainnya bila dibanding mainan modern, jenis mainan dari kayu juga terbukti lebih tahan banting dan lebih berdaya seni.
Aidil hari itu turut membawa istri dan anaknya yang balita untuk berjualan. Ada dua jenis pilihan untuk miniatur truknya. Yang berukuran kecil dijual seharga Rp 150 ribu, yang lebih besar Rp 250 ribu.

Ia berharap daganggannya laku supaya bisa menghidupi keluarganya.
[nda]




















