isiantar.com – Ketegangan antara masyarakat Indonesia dengan Malaysia bukanlah kali pertama. Sebelum yang teranyar akibat kecurangan wasit di pertandingan Sepak Takraw dan pemasangan bendera secara terbalik di SEA Games 2017 Kuala Lumpur, ada juga berbagai momen sebelumnya.
Diantaranya, pencaplokan lagu Rasa Sayange, Reok, Manohara dan akibat klaim Malaysia atas Pulau Sipadan dan Ligitan di perairan Ambalat. Bahkan bila kita jauh mundur ke belakang, Ir Soekarno dalam salah satu pidatonya bahkan pernah berujar “ganyang Malaysia”.
Sebagaimana pada momen-momen sebelumnya itu, ketegangan yang berawal dari pemasangan bendera secara terbalik di SEA Games kali ini juga memberikan dampak yang cukup besar setidaknya di kalangan netizen Indonesia. Netizen kembali melakukan aksi kecam dan hujat. Tidak hanya itu, perang antara hacker juga terjadi.
Menariknya, di masyarakat Indonesia sendiri, tidak semua sepakat dengan cara pandang dan sikap yang dilakonkan masing-masing netizen pada bentuk-bentuk ekspresi “kemarahan” itu. Salah satunya ketidaksepakatan itu bisa kita simak dalam adu argumen antara dua rapper Indonesia yang videonya ditautkan di bawah ini.
Video dibawah ini adalah berisi adu argumen antara Saykoji dan One Blood yang keduanya sama-sama warga negara Indonesia, saat ketegangan terjadi akibat soal Manohara di tahun 2009 lalu. Adu argumen itu mereka ramu dan dalam ciri khas lagu rap yang memiliki lirik ritmis dan putis. Meski terkadang kasar.
Nah, sebelum Anda memilih lebih setuju dengan argumen Saykoji atau One Blood, baiknya simak dulu “debat” mereka di bawah ini:
https://www.youtube.com/watch?v=Tc0rhH99qu4
(Source: 8ball9850)
[nda]


















