Siantar — Perumda Tirtauli telah berhasil menyelesaikan persoalan pelik terkait ketersediaan air bersih yang sudah bertahun-tahun mendera kehidupan sejumlah warga di Kelurahan Bukit Sofa, Kecamatan Siantar Barat. Keberhasilan ini membuat para warga sangat mengapresiasi, dan menghaturkan ucapan terima kasih.
Rudi Hartono Lubis, misalnya, bercerita bahwa di tempat tinggalnya, di Jalan Deyah, keluarganya dan puluhan warga lain sudah bertahun-tahun mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Selain karena tekanan air yang sangat rendah, hanya menetes, bahkan sering terjadi air mati hingga seharian.
Rudi juga mengaku bahwa beberapa waktu lalu dia sempat mengeluhkan kondisi itu lewat status di akun media sosialnya dimana untuk berwudhu saja dia sempat tak lagi punya stok air di akibat kondisi tersebut. Dan keluhannya itu memperoleh cukup banyak tanggapan para netizen.
Namun, saat disambangi media pada Senin sore (20/6/2022) di kediamannya, Rudi mengatakan situasinya kini telah berubah. Dimana usai Perumda Tirtauli melakukan penambahan pipa di kawasan Jalan Deyah sekitar sebulan yang lalu, aliran air ke rumahnya dan rumah para tetangganya kini sudah sangat lancar.
“Sekarang setelah ada penambahan pipa airnya alhamdulillah sekarang lancar dan besar.
Ya kami berterima-kasih kepada Bapak Dirut, kepada bapak-bapak yang sudah menghidupkan air di daerah sini, karena bukan berarti istilahnya berkat jasa kita, ya orang di sini sudah bisa menikmati airnya lancar dan ini. Mantap lah,” ungkap Rudi.
Apresiasi dan ucapan terima kasih terhadap kinerja Perumda Tirtauli yang telah menyelesaikan persoalan yang sempat bertahun-tahun mendera warga di sejumlah tempat, sebelumnya juga disampaikan oleh warga Kecamatan Siantar Martoba.
“Sebelum ada perbaikan pipa ini kami di sini airnya tidak pernah berjalan lancar, kami selalu mati air, tapi sesudah pipa ini dibaguskan, ya kami sangat berterima kasih kepada pegawai PDAM, 24 jam kami sangat lancar sekali air kami,” ujar Kristina Sijabat, pada Rabu (15/6/2022) lalu. [nda]




















