Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Sabtu, Mei 2, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Pemko Siantar hadapi krisis lahan

by Redaksi
03/10/2021
in Fokus, Peristiwa, Utama
0
Gedung SLB di Tanjung Pinggir, yang pembangunannya tersangkut masalah hukum.

Gedung SLB di Tanjung Pinggir, yang pembangunannya tersangkut masalah hukum.

Share on FacebookShare on Twitter

isiantar.com – Diantara persoalan yang dihadapi pemko Siantar saat ini, krisis lahan menjadi salah satunya.

Bila beberapa tahun lalu masalah ini masih sekadar didudukkan pada soal kebutuhan tanah wakaf, mengatasi kemacetan, kebutuhan lahan permukiman baru untuk perluasan kota, dan kemudian untuk pembangunan kantor-kantor lurah yang ternyata selama ini sifatnya masih mengontrak, teranyar di pertengahan tahun 2017 ini pemko juga dihadapkan pada persoalan penyediaan lahan untuk lokasi pembangunan pasar tradisional yang sumber dananya berasal dari kementerian.

Kucuran dana Rp 6 miliar dari kementerian untuk membangun tiga pasar tradisional di tiga kecamatan cukup membuat pemko kelabakan. Pasalnya, salah satu syarat mutlak untuk bisa mempergunakan dana tersebut adalah adanya lahan yang representatif yang bersertifikat milik pemko. Dan ketersediaan lahan untuk itu, belum ada.

Untungnya, kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Siantar, Kalbiner Lumbantukkup, dalam rapat Pembahasan RP-APBD 2017 dengan Komisi II DPRD, Senin siang (20/9/2017), permasalahan itu sudah berhasil mereka atasi. Pihaknya telah mendapat tiga lahan yang representatif di tiga lokasi, sebagaimana syarat dari kementerian.

Tiga lahan dimaksud yakni, lahan pasar tradisonal di Tojai Kecamatan Sitalasari milik PD Pasar Horas Jaya yang selama ini terbengkalai, lahan di Sibatu-batu Kelurahan Bah Sorma yang merupakan milik PD PAUS, dan satu lagi lahan yang berlokasi di Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Martoba yang juga milik PD PAUS.

Tetapi, di dalam rapat itu juga kemudian terungkap, bahwa persoalan kebutuhan lahan untuk pembangunan pasar tradisional ternyata belum tuntas. Sebab untuk tahun 2018, kementerian masih memiliki alokasi sekitar Rp 6 miliar lagi untuk pembangunan pasar tradisional di Siantar.

Demi mendapatkan kucuran anggaran untuk tahun 2018 itu, ungkap Kalbiner, beberapa waktu lalu dirinya bersama sejumlah pejabat teras pemko telah berangkat ke kantor kementerian di Jakarta. Namun dikarenakan persyaratannya sama, dan pihaknya belum yakin akan kembali mampu menyediakan lahan di kecamatan, akhirnya yang didapat hanya sebesar Rp 4 miliar dan itu pun untuk program revitalisasi pasar.

(Baca juga: Lahan Tanjung Pinggir, Tinggal Bayar Rp3 Miliar Dapat 573 Hektar)

Untuk mendapatkan Rp 4 miliar itu, pihaknya juga harus bersiasat. sebab di tahun lalu pasar tradisional yang ada di kota ini sudah mendapatkan anggaran untuk revitalisasi, dan dana itu tidak boleh digunakan untuk pasar yang sama.

Mereka pun mensiasati dengan membuat sebuah nama pasar baru, yakni Pasar Dwikora II.

Dijelaskannya Kalbiner, Pasar Dwikora II sesungguhnya adalah Pasar Dwikora atau yang juga dikenal dengan nama Pajak Parluasan yang beralamat di Kecamatan Siantar Utara. Yang untuk keperluan mendapatkan anggaran dari kementerian tersebut, untuk sementara, secara adminsitrasi pasar itu dibagi menjadi dua, yaitu Pasar Dwikora, dan Pasar Dwikora II.

Apakah hal ini tidak melanggar karena terkesan manipulatif?

“Ya, nanti bisa di-over, koq. Di-over entah ke pasar mana lagi dibikin. Pokoknya administrasi jalan dulu di sana (Jakarta) daripada kosong kita, gak dapatan. Kalau kepastian (penggunaannya)-nya kan (di tahun) 2018. Siapalah nanti meneruskan bapak-bapak ini, karena tahun 2018 (saya) sudah gak lagi. Itulah pengorbananku di tahun ini, karena aku tahun 2018 udah pensiun itunya maksudku.” Demikian jawaban Kalbiner saat diwawancarai wartawan seusai rapat.

 

Krisis disebalik peluang lahan ratusan hektar dari eks HGU PTPN III Tanjung Pinggir

Persoalan krisis lahan yang dihadapi pemko ini menjadi salah satu tema yang paling sering diungkit sejumlah anggota DPRD dalam rapat pembahasan RP-APBD 2017 dengan Pemko. Dilema ini selalu dikomparasikan dengan adanya potensi untuk menambah lahan seluas 573 hektar dari eks HGU PTPN III, di Tanjung Pinggir, yang sudah ada sejak awal tahun 2000 lalu.

Salah satu angota dewan yang juga mengungkit ini adalah anggota Komisi III, Oberlin Malau. “Ada tugas kita yang terus tertunda-tunda yaitu lahan 573. Memang gak seriusnya pemko mengurusi ini? Ganti Bappeda, ganti walikota, ganti Sekda, tapi tetap begitu. Sampai sekarang tidak ada anggaran untuk itu diusulkan. Kalau memang gak sanggup, bilang gak sanggup, biar kita duduk bersama menyelesaikan itu,” ujar Oberlin kepada Kepada Bappeda Midian Sianturi.

Oberlin melanjutkan, “kita harus menunggu mendudukkan siapa lagi? Ini yang heran saya. Apabila belum duduk pasti bilang ‘saya bisa, saya sanggup’. Nyatanya setelah duduk, ditinggalkan. Sebenarnya kalau gak sanggup, jangan duduk di situ. Itu masalah besar, koq,  dari mana terbantu kota ini (menghadapi krisis lahan) apabila itu tidak diselesaikan. Ini bergerak pun tidak sama sekali.

Tapi setiap dewan bertanya, ‘lagi proses lagi proses’, entah apanya diproses? Rekomendasi kami terus. Di pandangan fraksi kami, terus kami tanya, alasannya ‘proses, proses’. Saya raya kalau proses, bergeraknya itu. Ini nggak. Sampai sekarang kubaca di sini tidak ada penambahan (pengalokasian angaran) untuk menangani itu, ini (jawabannya) ‘proses-proses’,” ketus Oberlin.

Sebelumnya, di ruang rapat yang berbeda, anggota Komisi II Henry Dunand Sinaga juga sempat mempertanyakan hal yang sama kepada Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Adiaksa Purba, dari sudut kebijakan anggaran. [nda]

Tags: Lahan 200 Ha eksGoodyearLahan 573 Eks Tanjung PinggirMidian SianturiPasar KecamatanPembangunan SiantarPemko Siantar Krisis Lahan
Share24TweetPin

Related Posts

Ingin Majukan Olahraga, Wesly Sampai Temui Arya Sinulingga

by Redaksi
01/08/2025
0

...

Lembaga Demografi FEB UI Bantu Pemko Siantar Susun Rencana Pembangunan

by Redaksi
23/03/2025
0

...

Walikota Siantar Hadiri Rakornas Pembangunan Daerah dengan Pemprovsu

by Redaksi
18/12/2024
0

...

Pemko Siantar Sampaikan Ranperda RPJMD 2025-2045

by Redaksi
07/12/2024
0

...

Siantar akan Jadi Satu-satunya Kota Pemilik RDTR Lengkap di Sumut

by Redaksi
22/09/2024
0

...

Siantar Peringkat Terbaik Indeks Pembangunan Ekonomi, Kementerian PPN Apresiasi Kepemimpinan Susanti

by Redaksi
28/08/2024
0

...

Konsul Sejumlah Negara Kunjungi Siantar

by Redaksi
25/06/2024
0

...

Walikota Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah

by Redaksi
01/05/2024
0

...

Pejabat Pemko Siantar Teken Perjanjian Kinerja Tahun 2024

by Redaksi
25/02/2024
0

...

Perumda Tirta Uli dengan Sigap Perbaiki Pipa Terlindas Truk

by Redaksi
22/12/2023
0

...

Terkini...

Kader Posyandu Kelurahan Sumber Jaya Ikuti Bimtek Selama Tiga Hari

30/04/2026

Apel Kesiapsiagaan Bencana 2026 Kota Siantar Digelar di Lapangan Brimob

30/04/2026

Rumah Sakit Umum Siantar Kini Bisa Obati Batu Ginjal Tanpa Bedah

30/04/2026

Uli Berganti Nama, Disarankan Jadi Air Mineral Wajib Seluruh Instansi di Siantar

29/04/2026

Pernyataan Corporate Secretary BNI Dinilai Penyesatan dan Kebohongan

29/04/2026

Pemko Siantar Sidak Harga Minyakita di Pasaran

28/04/2026

Pemko Siantar Gelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah

28/04/2026

Walikota Siantar Jadi Tuan Rumah Perayaan Paskah Keluarga Besar Silalahi

28/04/2026

Dihibur Faris Adam, Ribuan Masyarakat Penuhi Konser Pesta Rakyat HUT Siantar

27/04/2026

Pemko Siantar Peringati Hari Bumi dengan Aksi Bersih Sungai

27/04/2026
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In