Siantar — Musyawarah Daerah (Musda) XIV DPD KNPI Kota Pematangsiantar pada Sabtu 9 Mei 2026 lalu telah menghasilkan tokoh muda, Arif Harahap, sebagai ketua terpilih. Apresiasi terhadap pelaksanaan Musda itu pun, masih terus bergulir.
“Hasil Musda telah berjalan sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam AD/ART organisasi. Oleh karena itu, kami menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan Musda tersebut,” ungkap Muhammad Chairul selaku Formateur HMI Cabang Siantar – Simalungun periode 2026 – 2027, pada Kamis (14/5/2026).
Chairul pun menegaskan komitmen organisasinya mendukung Arif Harahap sebagai Ketua Terpilih, yang lahir dari proses demokratis, sah, dan legitimate.

“Terkait riak-riak atau dinamika yang muncul pasca Musda, hal itu merupakan bagian wajar dari kehidupan organisasi. Justru dinamika tersebut menunjukkan adanya ruang dialektika, kritik, dan aspirasi yang sehat dalam tubuh organisasi,” terang Chairul.
Hal senada disampaikan Rizwan Azri Hasibuan, selaku Pj. Ketua Umum PC IMM Pematangsiantar.
Rizwan memastikan, Musda di Convention Hall Siantar Hotel kemarin telah sesuai mekanisme, dimana peserta Musda sudah memenuhi quorum, dan proses Musda berjalan sesuai prosedur. Dan PC IMM Pematangsiantar, kata Rizwan, sepakat dengan hasil Musda tersebut, yang secara demokratis telah menetapkan Arif Harahap sebagai Ketua Terpilih untuk periode 2026 – 2029.
Hanya saja, terkait riak-riak yang lumrah yang sering muncul pasca pelaksanaan setiap Musda, Rizwan meminta agar tidak ada pihak yang semena-mena mencatut nama organisasi atau kelompok, di dalam narasi pernyataannya.
“Kami PC IMM juga Bagian dari Cipayung Plus, merasa tidak ada membuat berita keberatan ataupun surat keberatan. Jika ada yang mengatasnamakan hal tersebut, jangan seenaknya saja, karena pengurusan yang terlibat telah di-caretaker dan tidak memiliki hak apapun lagi terhadap hasil Musda,” terang Rizwan mengakhiri. (nda)




















