Informasi Terpercaya
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi
Jumat, Januari 16, 2026
  • Login
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil
No Result
View All Result
Informasi Terpercaya
No Result
View All Result

Harapan Berdirinya Monumen Raja Siantar Akhirnya Terwujud

by Redaksi
29/04/2025
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

Siantar — Bertahun harapan dan penantian akan berdirinya monumen Raja Sang Naualuh Damanik di Kota Pematangsiantar, kini akhirnya telah terwujud. Monumen untuk menghargai pendiri kota Pematangsiantar ini, akhirnya berdiri dan diresmikan oleh Walikota Wesly Silalahi, pada Sabtu (26/4/2025).

Di peresmian yang dihadiri seluruh elemen masyarakat ini, Wesly menyampaikan bahwa kehadiran monumen Raja Siantar XIV merupakan salah satu wujud kepedulian Pemko terhadap kearifan lokal sejarah dan budaya.

Wesly yang mengenakan pakaian adat Simalungun lengkap dengan Gotong memaparkan bahwa, sebelum acara peresmian tersebut, Pemko bersama ahli waris dan keturunan Raja Sang Naualuh Damanik telah melakukan ziarah ke ke makam Raja Sang Naualuh di Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau pada 15 April 2025 yang lalu.

Ziarah yang juga menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi ke-154 Kota Pematangsiantar Tahun 2025 itu bertujuan mendoakan almarhum Raja Sang Naualuh, selaku pendiri Kota Pematangsiantar, sekaligus mengenang perjuangan dan jasa-jasanya terhadap bangsa dan negara Indonesia, khususnya bagi kota Siantar.

“Pembangunan Monumen Raja Sang Naualuh Damanik merupakan salah satu wujud kepedulian Pemerintah Kota Pematangsiantar terhadap kearifan lokal sejarah dan budaya di Kota Pematangsiantar,” kata Wesly.

Ia kemudian mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memanfaatkan dan menjaga monumen tersebut dengan baik.

“Dengan harapan agar generasi penerus kita mengetahui nilai kepahlawanan dan perjuangan beliau untuk tercapainya kemerdekaan di negeri ini,” ungkapnya.

Atas nama Pemko Pematangsiantar, Wesly juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak yang telah bekerja keras sehingga Monumen Raja Sang Naualuh Damanik kini berdiri dengan megah di tengah kota

Di acara peresmian ini, ahli waris Raja Sang Naualuh Damanik, yaitu cicitnya, Difi Sang Nuan Damanik, memaparkan, buyutnya tersebut memiliki empat istri yang mana istri terakhir ialah boru Saragih dari Silampuyang menjadi permaisuri. Dan dari istri terakhirnya itu, lahirlah Sarmahata Damanik.

Sarmahata Damanik memiliki tujuh anak. Putra Sulungnya, Syah Alam Damanik. Syah Alam Damanik merupakan prajurit TNI Angkatan Udara (AU) dengan pangkat terakhir Marsekal Muda. Dari pernikahannya dengan Halimah br Sinaga, Syah Alam Damanik memiliki tiga anak, yaitu 2 perempuan 1 laki-laki. Anak yang laki-laki yaitu Difi Sang Nuan Damanik.

“Saya punya kakak dan seorang adik,” kata Difi.

Menurut Difi, berdirinya Monumen Raja Sang Naualuh Damanik telah melalui perjalanan panjang dan melelahkan. Sejak tahun 2011, katanya, Pembangunan monumen telah digagas. Bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kota Pematangsiantar, 24 April 2012, dilakukan peletakan batu pertama di lokasi monumen saat ini. Namun Pembangunan tidak kunjung dimulai.

Tahun 2016, kembali muncul wacana membangunan monumen. Dua tahun kemudian, tahun 2018, Pemko Pematangsiantar menganggarkan pembangunan monumen di Lapangan Adam Malik. Hanya saja, meski sudah diletakkan batu pertama, Pembangunan juga tidak dimulai. Hingga kemudian, tahun 2024 pembangunan monumen terealisasi.

“Saya mewakili panitia dan ahli waris mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil hingga pembangunan monumen selesai,” sebut Difi.

Difi menambahkan, monumen Raja Sang Naualuh Damanik bukan sekadar bangunan fisik, tetapi merupakan simbol perlawanan kepada penjajah.

“Meski beliau harus dimakzulkan sebagai raja dan dibuang ke Bengkalis demi kepentingan masyarakat. Sehingga sudah seharusnya pemimpin di Kota Pematangsiantar mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi,” tandasnya.

“Mari bangun Kota Pematangsiantat agar lebih maju sehingga perjuangan Raja Sang Naualuh Damanik tidak sia-sia. Saya tidak lahir di Kota Pematangsiantar, tetapi darah Sang Naualuh mengalir di tubuh saya. Saya siap duduk bersama Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk kemajuan kota ini,” sambungnya.

Tokoh masyarakat yang juga Bupati Simalungun H Anton Achmad Saragih dalam sambutannya mengucapkan selamat dan sukses atas peresmian Monumen Raja Sang Naualuh Damanik.

“Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Pematangsianatr yang mengabadikan raja Sang Naualuh Damanik dalam bentuk monumen. Selamat Hari Jadi ke-154 Kota Pematangsiantar. Semoga Kota Pematangsiantar semakin sukses di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota Wesly Silalahi dan Wakil Wali Kota Herlina,” terang Anton.

Anton juga mengajak untuk meneladani Raja Sang Naualuh Damanik.

“Bagaimana semangat beliau menentang penjajah sehingga ia dicintai rakyat. Sebagai pemerintah, harus mengedepankan kepentingan rakyat agar dicintai,” ujarnya.

Anton pun memberikan apresiasi kepada pihak yang terlibat dalam pembangunan monumen. Ia mengajak untuk senantiasa menjaga dan merawat monumen tersebut agar tetap dalam kondisi baik.

Sebelumnya, Ketua Panitia Peresmian Monumen Raja Sang Naualuh Damanik, Pandapotan Damanik dalam laporannya mengatakan seluruh masyarakat Kota Pematangsiantar telah menunggu peresmian monumen tersebut.

“Setelah sekian lama akhirnya direalisasikan dan diresmikan,” tukasnya.

Kemudian, sambung Pandapotan, agar bersama-sama memperjuangkan Raja Sang Naualuh Damanik menjadi Pahlawan Nasional. Selain itu, ia berharap Jalan Asahan diganti menjadi Jalan Sang Naualuh Damanik.

“Di sini dulu Raja Sang Naualuh menunggu sebelum diberangkatkan ke Bengkalis,” tambahnya.

Ketua Ihutan Bolon Damanik Ir Panner Damanik menambahkan, keberadaan monument tersebut salah satunya untuk mendukung agar Raja Sang Naualuh Damanik diangkat menjadi Pahlawan Nasional.

“Sudah ada stadion, monumen, dan nama jalan,” ujarnya.

“Kami sempat sedih karena lokasi Pembangunan monumen sempat berpindah. Namun akhirnya kembali ke sini. Karena mungkin Oppung Sang Naualuh Damanik memang maunya di sini. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar yang sudah berperan membangun monumen ini,” katanya.

Panner mengakui, pihaknya tidak sanggup merawat monumen tersebut. Sehingga ia memohon agar perawatan monumen diserahkan ke Pemko Pematangsiantar.

“Kami juga mohon bantuan kepada DPRD Kota Pematangsiantar,” pintanya.

“Raja Sang Naualuh Damanik harus menjadi Pahlawan Nasional. Mohon dukungan semuanya,” lanjutnya.

Ketua Yayasan Raja Sang Naualuh Damanik, Evra Sassky Damanik, mengucapkan terima kasih karena pihaknya diberi kepercayaan oleh Pemko Pematangsiantar untuk membangun monument tersebut.

Evra berharap Jalan Asahan yang menjadi wilayah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun agar diganti menjadi Jalan Sang Naualuh Damanik.

Dalam acara tersebut juga dibacakan Riwayat Perjuangan Raja Sang Naualuh Damanik oleh Prof Hisarma Saragih MHum. Sedangkan arsitek, Hotman Damanik ST, memaparkan setiap bagian dari monumen tersebut, antara lain pagar, landasan, pijakan, pilar, dan patung Raja Sang Naualuh Damanik itu sendiri.

“Di patung tersebut, tangan Raja Sang Naualuh Damanik mengangkat, yang bermakna mengayomi. Posisi monumen di sini, karena Raja Sang Naualuh terakhir menginjak kaki di Siantar adalah di sini,” terangnya.

Hotman berharap monumen tersebut menjadi landmark Kota Pematangsiantar dan cagar budaya karena memiliki nilai historis.

“Terima kasih telah satu hati untuk hari ini,” pungkasnya, seraya menambahkan bentuk patung Sang Naualuh tersebut sesuai dengan hasil karya pemenang sayembara, yaitu Robinson Damanik.

Peresmian monument diawali gunting pita oleh Wesly dan Ny Liswayti didampingi ahli waris Sang Naualuh Damanik, dr Susanti, Anton Saragih, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, dan Forkopimda.

Dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh Wesly bersama ahli waris raja Sang Naualuh Damanik, yaitu Difi Sang Nuan Damanik.

Di acara ini juga diserahkan Hiou Pamotting kepada Wesly dan Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi serta Ketua DPRD Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga SH. Sedangkan Wali Kota Pematangsiantar periode 2022-2025 dr Susanti Dewayani SpA dan suami H Kusma Erizal Ginting menerima seperangkat pakaian adat Simalungun. Pemberian Hiou Pamotting dan pakaian adat Simalungun tersebut sebagai apresiasi atas peran serta dedikasi dalam pembangunan dan peresmian Monumen Raja Sang Naualuh Damanik.

Acara juga diisi dengan penyerahan Dayok Nabinatur dan manartor bersama.

Turut hadir, cucu menantu Raja Sang Naualuh Damanik Ny Marsekal Muda Syah Alam Damanik Halimah br Sinaga; Keturunan Raja Siantar, Raja Tanah Jawa, Raja Raya, Raja Panei, Raja Dolok Silau, Raja Purba, Raja Silimakuta; Ketua Tumpuan Damanik Pakon Panagolan Irjen Wagner Damanik MAP; Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina; Unsur Forkopimda, dan lainnya.

*Foto-foto peresmian monumen:

(Adv)

Tags: BudayaKomunitas
ShareTweetPin

Related Posts

Pegawai Damkar Siantar tengah memberikan kata sambutan di acara Ramah Tamah Walikota dengan ASN Pemko Pematangsiantar, di rumah dinas Walikota Pematangsiantar, Rabu (7/01/2026).

Wesly Ingin ASN Punya Banyak Ide dan Terobosan, Agar Masyarakat Bahagia

by Redaksi
08/01/2026
0

...

Tirta Uli Gelar Syukuran Tahun Baru Dirangkai Pelepasan Pegawai Purna Bakti

by Redaksi
06/01/2026
0

...

Akan Berganti Tahun, Pemko Siantar Gelar Persiapan Pesta Old & New

by Redaksi
10/12/2025
0

...

Disambut Tjhai Chui Mie, Wesly Silalahi Hadiri Konferensi Kota Toleran di Singkawang

by Redaksi
16/11/2025
0

...

Bisnis di Pasar Horas Kian Memprihatinkan, Walikota Diminta Isi Pengawas dari Unsur Pedagang

by Redaksi
05/11/2025
0

...

Walikota Hadiri Penyerahan Hadiah FASI XIII sekaligus Pelantikan Pengurus BKPRMI Pematangsiantar

by Redaksi
01/11/2025
0

...

Wakil Walikota Siantar Hadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Falah

by Redaksi
05/10/2025
0

...

Walikota Siantar Hadiri Raker Punguan Simbolon Dohot Boruna Indonesia

by Redaksi
27/09/2025
0

...

Pemko Siantar Sosialisasi Pelestarian Naskah Kuno

by Redaksi
24/09/2025
0

...

Aku lari ke hutan, rumah dibakar, kawanku dipukuli: Kesaksian Nenek Diduga Korban Kekerasan PT TPL

by Redaksi
23/09/2025
0

...

Terkini...

Daulat Sihombing

Presiden Prabowo Diminta Tindak Pimpinan PT BNI

14/01/2026

Pemko Siantar Belum Bikin Tabulasi, Pemangku Kepentingan Minta Rapat Lanjutan Revisi NJOP Ditunda

13/01/2026

Gen Z Siantar Cecar Para Petinggi soal Narkoba

13/01/2026
M Adil Saragih dari Pendamping Halal Reguler, menyerahkan Sertifikat Halal kepada Sandya Jagad selaku Kepala SPPG Yayasan DS Cikoko Sondi Raya, Jumat (9/1/2026).

SPPG Yayasan DS Cikoko Sondi Raya Resmi Bersertifikat Halal

10/01/2026
Pegawai Damkar Siantar tengah memberikan kata sambutan di acara Ramah Tamah Walikota dengan ASN Pemko Pematangsiantar, di rumah dinas Walikota Pematangsiantar, Rabu (7/01/2026).

Wesly Ingin ASN Punya Banyak Ide dan Terobosan, Agar Masyarakat Bahagia

08/01/2026

Pelajar Berprestasi “Kongkow Bareng” di Ruang Kerja Walikota Siantar

08/01/2026

Tirta Uli Gelar Syukuran Tahun Baru Dirangkai Pelepasan Pegawai Purna Bakti

06/01/2026

Kementerian Agama Sebagai Penjaga Harmoni dan Moralitas Bangsa

02/01/2026

Walikota Siantar Lantik 39 Pejabat Fungsional

02/01/2026

Ternyata sejak Awal, Wesly khianati Rakyat Siantar

30/12/2025
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Redaksi

© 2019 isiantar.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Komunitas
  • Seni & Wisata
  • Politik
  • Uang
  • Hukum
  • Khas
    • i Pelajar
  • Opini
    • Profil

© 2019 isiantar.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In