isiantar.com – Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, menepis berita tentang adanya berita sepasang pengantin menggunakan Helikopter Polri sebagaimana yang diberitakan media online www.merdeka.com yang terbitan hari Selasa, 27 Pebruari 2018.
Sebagaimana dikutip dari laman resmi Humas Polda Sumut, Rina menjelaskan bahwa, pada hari Minggu tanggal 25 Februari 2017, jam 10.00 WIB, Kru Helikopter Polda Sumut melaksanakan maintenance flight setelah pengecekan radio helikopter, yang mana pengecekan radio tersebut membutuh jarak frekuensi sekitar 25 nm antara helikpter dengan bandara.
Setelah dilakukan pengecekan hasilnya kurang bagus, Pilot Helikopter an. Iptu Togu memutuskan untuk mendarat dulu dan mencari lapangan terdekat guna dilakukan pemeriksaan oleh tekinisi, akhirnya helikopter mendarat di sebuah lapangan yang terletak disamping Polres Pematangsiantar yang akhirnya diketahui Lapangan Haji Adam Malik.
Pada saat pengecekan radio oleh teknisi, dilapangan tersebut sedang ada calon penganten yang melaksanakan Foto Pre Wedding. Kemudian mereka menemui pilot an. Iptu Togi untuk minta foto dekat helikopter Polisi yang sedang mendarat sebagai rasa kebanggaan mereka foto dekat Helikopter Polri, dan diijinkan mengambil foto disamping Helikopter oleh Pilot.
Selanjutnya setelah pemeriksaan oleh teknisi dan radio selesai, pilot melanjutkan penerbangan ke Lanud Suwondo untuk mengisi BBM, dan seterusnya kembali ke Polda.
“Jadi tidak benar bahwa Helikopter Polri digunakan untuk mengangkut pasangan calon penganten,” ujar Kabid Humas Polda Sumut.
Namun demikian tetap dilakukan pendalaman oleh Propam Polda Sumut tentang kebenaran dari Video yang sudah beredar tersebut, untuk mengetahui ada atau tidaknya penyalahgunaan sarana dan fasilitas dinas.
Demikian penjelasan di dalam laman akun FB Polda Sumut tersebut.
Sementara situs web berbagi video youtube.com perihal ‘video pengantin naik helikopter’ ini, tampak telah diunggah oleh sejumlah akun. [nda]




















