Siantar — Kepala Dinas PUPR Kota Pematangsiantar menyampaikan permintaan maaf di hadapan Komisi III DRPD atas banyaknya proyek Tahun 2019 yang dinilai sudah memiliki banyak kesalahan bahkan sejak tahap perencanaan.
“Kami siap mengoreksi diri untuk itu, mohon maaf atas kekurangan yang terjadi,” ujar Kadis PUPR Reinward Simanjuntak dalam rapat dengar pendapat (RDP) di ruangan Komisi III, Senin (20/1) siang.
Permintaan maaf itu disampaikan Reinward saat rapat akan berakhir.
Sebelumnya, Komisi III mencecar Reinward dengan pertanyaan-pertanyaan korektif atas proyek-proyek tahun 2019 di dinas yang dipimpinnya itu. Diantaranya soal keterlambatan pengerjaan, material berserakan hingga membahayakan, ketidaktepatan dari aspek urgensi, dan persoalan-persoalan teknis pada tiap proyek tersebut.
Salah satu ketidaktepatan urgensi yang disinggung dalam rapat yakni pembangunan jembatan di kawasan yang bahkan aktifitas lalu-lintas di sekitar kawasan tersebut belum ada.
“Perencanaan amburadul, bikin pemborosan, habisnya uang rakyat itu di sana,” kata Sekretaris Komisi III, Daud Simanjuntak, menanggapi secara umum segala hal yang terungkap dalam rapat tersebut. [nda]




















