isiantar.com – Kondisi aktual bagaimana hubungan calon legislatif (caleg) dengan masyarakat pemilih di Kota Siantar terungkap secara vulgar dalam Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif dalam rangka Pemilu 2019 Bersama Tokoh dan Organisasi Masyarakat, yang digelar Bawaslu Siantar, Sabtu (24/11/2018).
“Kalian peserta pemilu (caleg) itu juga bagus-baguslah. Jangan ketika ada pesta (pemilu) ‘rakyatku sayang’, tak ada pesta ‘rakyatku malang’,” kata Rindu Marpaung, salah seorang peserta sosialisasi saat sesi interaktif yang menjadi sesi terakhir di sosialisasi itu.
Rindu mengucapkan itu untuk menyahut testimoni salah seorang peserta sosialisasi yang merupakan seorang caleg, yang mengeluhkan karakter masyarakat pemilih yang menurutnya mata duitan.
“Unang di tingki porlu di hamu pesta i, dijoui hamu rakyat i (jangan saat Anda sedang butuh, Anda datang minta tolong ke masyarakat, red). Gak benar juga. Saya solid tidak menyebut partai mana, ya. Tapi kupikir ketika teman-teman mengeluh bahwa pemilih ini mata duitan, partai juga brengsek, gitu lho. Isu-isu persoalan rakyat kecil gak pernah Anda back-up, bagaimana anda meminta rakyat memilih Anda?” Lanjut Rindu yang juga seorang jurnalis ini dengan nada menyindir.
Sebelum itu, dalam sosialisasi yang digelar di Hotel Horison dengan narasumber Bawaslu, pemko, dan praktisi media ini, para peserta sosialisasi diberikan penjelasan-penjelasan terkait penyelenggaraan Pemilu 2019.Tentang perundang-undangan dan sejumlah persoalan faktual yang sudah atau yang dimungkinkan akan terjadi.
Para narasumber juga memberi penekanan pentingnya pemahaman serta keterlibatan semua elemen demi kesuksesan Pemilu.
Sukses Pemilu Tanggung-jawab Bersama

Ketua Bawaslu Pematangsiantar, Sepriandi Saragih, berharap sosialisasi sejak pagi hingga sore itu bisa membawa kebaikan bersama untuk pelaksanaan pemilu yang bermartabat.
Ia mengingatkan, suksesnya pemilu bukanlah semata tanggung-jawab penyelenggara tetapi juga tanggung-jawab seluruh masyarakat.
“Semoga sosialisasi dan diskusi kita hari ini bisa membawa kebaikan untuk kita semua agar penyelenggaraan Pemilu 2019 bisa berjalan dengan baik. Suksesnya Pemilu bukan hanya tanggung-jawab penyelenggara, tetapi semua anak-anak negeri. Ini tanggung-jawab kita semua. Dan persatuan dan kesatuan tetap di atas segala-galanya. NKRI harga mati,” ucap Sepriandi menutup kegiatan sosialisasi tersebut. [nda]



















