isiantar.com – Amarah kekecewaan warga kota Siantar, Sumatera Utara, atas maraknya kasus jambret dan begal terasa kian memuncak. Kasus teranyar, Rabu malam (25/10/2017), menewaskan Rara Sitta Stefani, seorang ibu dari balita berusia 1 tahun 10 bulan. Kekecewaan warga ini mengarah kepada aparat kepolisian.
Salah satu ekspresi kekecewaan itu dilampiaskan dengan memajang papan bunga persis di bundaran Tugu Adipura, Simpang Empat. Papan bunga itu bertuliskan: Turut Prihatin Atas Ketidakpedulian Aparat Hukum Atas Maraknya Tindak Kriminal Hingga Berujung Kematian Rara DKK.
Papan bunga itu dipajang sekitar pukul 15.30 WIB. Warga sekitar dan pelintas yang melihat berguman papan bunga seperti itu memang sudah pantas dibuat. Harapannya, sindiran seperti itu mampu membuat aparat lebih mampu memberantas tindak kriminal di kota kecil ini.
Pada bagian bawah tertera, papan bunga dan pesan kekecewaan itu disampaikan oleh sebuah komunitas bernama Komunitas Pangordong Kota (KPK) Pematangsiantar. [nda]




















