Home Hukum Tutup Jalan untuk Bazar, Himapsi Minta Kapolres Siantar Dicopot

Tutup Jalan untuk Bazar, Himapsi Minta Kapolres Siantar Dicopot

SHARE
Massa Himapsi sedang berorasi di persimpangan Jalan Adam Malik, Rabu (27/2).

isiantar.com — Berdirinya stan-stan berjualan di tiga ruas jalan utama di pusat kota Pematangsiantar diprotes oleh Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (Himapsi) Kota Pematangsiantar lewat unjukrasa yang digelar Rabu siang (27/2/2019).

Aksi unjukrasa digelar dengan berorasi di dua titik lokasi yakni di persimpangan Jalan Sudirman – Jalan Adam Malik, dan di depan Mapolres Pematangsiantar.

Dalam orasinya, Himapsi menilai pendirian stan-stan untuk bazar yang membuat akses jalan di tiga ruas jalan tersebut tertutup sejak Kamis malam 21 Februari 2019 lalu sebagai pelanggaran terhadap undang-undang Lalu Lintas dan Jalan umum, maka itu, Himapsi mendesak Kapolda Sumatera Utara untuk segera mencopot Kapolres Pematangsiantar.

Massa Himapsi di depan Mapolres Pematangsiantar, Rabu (27/2).

Selain berunjukrasa, tertutupnya akses lalu-lintas oleh stan-stan bazar yang disebut sebagai bagian dari acara Milennial Safety Road Festival itu menurut Himapsi juga harus dipertanggungjawabkan oleh Kasat Lantas. Dan siang itu Himapsi juga sekaligus melaporkan Kasat Lantas ke bagian Propam Polres Pematangsiantar.

“Kami juga melaporkan Kasat Lalu Lintas Polres Pematangsiantar agar jabatannya segera dicopot dan diproses sesuai undang-undang,” kata Ketua DPC Himapsi, Bulan Damanik. [nda]