Home Peristiwa Truk Pengangkut Kayu Bebas Lintasi Siantar, Riduan Manik: Seperti sampah kota ini

Truk Pengangkut Kayu Bebas Lintasi Siantar, Riduan Manik: Seperti sampah kota ini

SHARE
Kadishub Kota Siantar, Esron Sinaga. (isiantar/nda).

Siantar — Bebasnya truk-truk angkutan berat melintasi hampir semua jalanan di Kota Pematangsiantar menjadi permasalahan paling disorot Komisi III DPRD dalam rapat pembahasan Rancangan P-APBD 2019 dengan Dinas Perhubungan, Jumat (2/8).

“Memang seperti sampah (tak punya marwah, red) kota ini,” kata Riduan Manik dalam rapat tersebut.

Riduan yang merupakan Staf Ahli komisi III menyampaikan itu saat merangkum poin-poin yang sudah dibahas dalam rapat tersebut.

Selain menyebabkan kemacetan, dia juga mengingatkan kejadian dimana sudah ada korban meninggal akibat ditimpa kayu yang jatuh dari truk yang bebas melintas tersebut. Apalagi hingga kini standar pengamanan pada truk-truk tersebut terlihat sangat minim.

Maka itu pentingnya menerbitkan regulasi guna mengatasi persoalan itu kata Riduan jadi poin terpenting untuk segera ditindaklanjuti Kadishub Esron Sinaga.

“Kita aturlah jam berapa mereka bisa lewat. Janganlah kita mengantar anak sekolah, mereka juga lewat, luar biasa ini,” ungkapnya.

Paradep Tak Lagi Disorot?

Dari sejumlah persoalan yang ditanyakan kepada Esron Sinaga dalam rapat berdurasi sekitar dua jam tersebut, Komisi III tidak terdengar menyinggung lagi soal perusahaan angkutan Paradep.

Padahal sebelumnya setiap kali rapat dengan Dishub, perusahaan ini selalu menjadi sorotan Komisi III. Selain karena lokasi pool-nya yang dianggap menyalahi aturan, menyebabkan kemacetan, acuan penetapan harga tiket yang tidak jelas dan mahal, juga soal sudah bagaimana hasil dari surat teguran yang sudah beberapa kali dilayangkan pemko ke perusahaan ini. [nda]


Baca Juga:

Barisan Miniatur Truk Hiasi Trotoar Lapangan Adam Malik

Seribu Tiga Ratus Angkot Padati Siantar Tiap Hari, tapi Target PAD Tak Pernah Tercapai

(Video) Perempatan Jalan Ahmad Yani Rawan Kecelakaan, Ini Penyebabnya