Home Peristiwa Staf Reinward Simanjuntak back up pedagang di Taman Bunga?

Staf Reinward Simanjuntak back up pedagang di Taman Bunga?

SHARE
Surat pegawai Dinas RPKP terkait aktifitas pedagang di Taman Bunga.

isiantar.com – Selain telah secara tegas dinyatakan di dalam Peraturan Daerah (Perda), larangan berjualan di dalam kawasan Taman Bunga (Lapangan Merdeka) juga sudah beberapa kali disampaikan Plh Walikota Pematangsiantar, Hefriansyah Noor.

Hal itu diakui Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Robert Samosir, saat diwawancara Selasa siang (27/6/2017), sekitar Pukul 14.00 Wib. Teranyar, kata Robert, perintah kepada Satpol PP terkait penertiban kawasan tersebut dari aktifitas pedagang disampaikan kepadanya sekitar seminggu sebelum hari raya Idul Fitri 2017.

Maka itu, sembari pihaknya terus melaksanakan penertiban rutin, ia juga kembali menginformasikan larangan tersebut kepada seluruh masyarakat melalui media, yang juga ditujukan untuk mengantisipasi munculnya pedagang-pedagang dadakan seperti tahun-tahun sebelumnya.

( Baca juga: Sepanjang Libur Hari Raya, pedagang dilarang jualan di Taman Bunga )

Namun saat dikonfrontir dengan fakta di lapangan, dimana semenjak hari pertama libur Hari Raya kawasan Taman Bunga sudah kembali disesaki pedagang yang membuka lapak berjualan, Robert menyampaikan beberapa hal.

Pertama, kata Robert, Hak Pengelolaan Taman Bunga atau Lapangan Merdeka adalah berada pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) yang dipimpin Kepala Dinas Reinward Simanjutak. Dan hingga saat ini, instansi tersebut belum pernah menyampaikan permintaan untuk melakukan penertiban yang secara resmi kepada Satpol PP.

Kedua, hingga malam terakhir sebelum hari raya Idul Fitri, pihaknya masih meyakini bahwa tidak akan ada lagi pedagang yang masuk ke dalam Taman Bunga saat libur hari raya tiba. Karena selain telah berulangkali ditertibkan secara intensif, pihaknya juga sudah menyampaikan informasi melalui media.

Namun ternyata, masih pada pagi hari saat libur pertama hari raya, pihaknya terkejut melihat sudah banyak pedagang menggelar lapak berjualan di dalam kawasan tersebut. Hal ini menjadi dilema bagi pihaknya. Di satu sisi, sebab melakukan penertiban persis di hari pertama hari raya dikhawatirkan kurang etis. Apalagi bila dilakukan penertiban hari itu, diprediksi akan memunculkan kisruh dengan pedagang.

Ketiga, lanjut Robert, yang juga menambah dilema bagi Satpol PP, ada seorang pegawai di Dinas RPKP yang menyatakan bertanggungjawab atas keberadaan para pedagang di dalam Taman Bunga sepanjang libur hari raya. Tak tanggung-tanggung pernyataannya itu ditandatangani di atas surat bermaterai.

Surat seorang pegawai Dinas RPKP berisi pernyataan bertanggungjawab atas aktifitas pedagang di Taman Bunga. (Sumber: ist)

“Ya, itulah kondisinya. Sampai sekarang saya sudah berulangkali coba menghubungi Pak Reinward soal adanya surat (bawahannya) itu, tapi belum terhubung,” Kata Robert. [nda]