Home Kuliner Rondang, popcorn-nya orang Batak

Rondang, popcorn-nya orang Batak

SHARE
Rondang, cemilan khas suku Batak. (isiantar/nda).

isiantar.com – Sementara di luar sana masih terus berdebat apakah Popcorn berasal dari Amerika atau New Mexico, ternyata kita di nusantara punya produk yang nyaris persis dengan Popcorn. Produk dimaksud ialah Rondang, produk kuliner warisan budaya suku Batak.

Rondang memang punya banyak kesamaan dengan Popcorn; bahan baku sama-sama diolah dari jagung, keduanya sama-sama diproses lewat cara dipanasi hingga jagung meledak dan bertransformasi-bentuk alias mengembang. Pun, keduanya sama-sama diberi gula biar terasa manis.

Kalaupun harus dicari perbedaannya, tentulah ada. Misalnya bahan baku Popcorn menggunakan jagung yang dibeli dari luar, sementara Rondang pakai jagung lokal. Popcorn identik dengan aktivitas nonton bioskop, sementara Rondang identik dengan pasta adat. Nama Popcorn berasal dari bunyi “pop! pop!” saat jagung meledak, adapun nama Rondang diambil dari proses jagung menjadi kembang, atau mengembang. Popcorn dijual dengan stand khusus yang biasanya punya ciri khas, sementar Rondang dijajakan dengan cara dipanggul oleh perempuan-perempuan hebat.

Menurut yang sudah pernah memakan kedua jenis makanan ini, Rondang dan Popcorn punya rasa yang hampir sama. Hanya saja, Rondang cenderung sedikit lebih manis.

Sayangnya untuk Rondang, rasa suka masyarakat untuk cemilan ini khas suku Batak ini seperti terus menurun.

( Baca juga >> Begini cara membuat Rondang )

Di Siantar pada tahun 2007 lalu, isiantar.com masih menemukan dua industri rumahan yang memproduksi Rondang keduanya berlokasi di sekitar Jalan Asahan. Namun sekarang di tahun 2017, hanya tinggal satu.

Dan meski pengusahanya terbilang jadi pemain tunggal industri Rondang di Siantar, namun pengusaha yang bermarga Siregar ini mengaku bisnisnya juga semakin surut karena Rondang sudah kurang diminati masyarakat. [nda]