Home Peristiwa Polres Simalungun alihkan arus lalu lintas Siantar – Parapat

Polres Simalungun alihkan arus lalu lintas Siantar – Parapat

SHARE
Peta jalur pengalihan arus lalu lintas Siantar - Parapat. (Sumber: Humas Polres Simalungun)

isiantar.com – Mengantisipasi potensi terjadinya kemacetan lalu lintas akibat lonjakan kunjungan wisatawan ke Kota Parapat, Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan, membuat kebijakan pengalihan arus lalu lintas untuk jalur Siantar menuju Tobasa atapun sebaliknya.

Pembuatan jalur satu arah (one way) ini, akan diberlakukan mulai hari Jumat (30/6/2017) sampai dengan hari Minggu (2/7/2017), pada Pukul 12.00 wib sampai dengan 21.00 wib setiap harinya.

Bagi warga yang akan melintas dari Siantar menuju Tobasa dapat menggunakan rute Simpang Palang Kecamatan Dolok Pardamean – Simpang Sitahuan Kecamatan Girsang Sipangan Bolon (Areal TPL/ Toba Pulp Lestari).

Sebaliknya, bagi yang ingin melintas dari Tobasa menuju Siantar, menggunakan rute Simpang Sitahuan Kecamatan Girsang Sipangan Bolon – Simpang Palang Kecamatan Dolok Panribuan (Jalan besar Parapat).

Hasil pantauan Polres Simalungun, untuk kawasan parapat lonjakan pengunjung maupun kendaraaan terjadi pada Pukul 11.00 Wib, saat pengunjung sedang melaukan chek-in maupun chek-out dari penginapan. Dan juga pada Pukul 15.00 Wib, saat pengunjung hanya melakukan aktifitas shooping dan rekreasi di sepanjang jalan di Parapat.

Dikatakan Marudut Liberty Panjaitan, lewat kebijakan pengalihan arus lalu lintas ini pihaknya berupaya menjadikan Parapat layaknya Kota Wisata Bali. Diharapkan wisatawan mancanegara maupun lokal tidak lagi bosan dan jenuh dengan kemacetan yang selama ini belum maksimal diurai. Dan pengunjung Parapat dapat dengan nyaman berjalan di sepanjang kota tersebut menikmati objek-objek wisata.

Hal lain, Polres Simalungun juga menurunkan jajaran personil Sat Intelkam dan Sat Reskrim guna megantisipasi timbulnya kejahatan lainnya. Polres Simalungun juga berupaya untuk menghilangkan kebiasaan momok “parsahalian”, yaitu istilah lokal untuk menyebut pemakluman atas tindakan menaikkan harga sesuka hati dan pungutan liar kepada wisatawan, yang selama ini sangat meresahkan para wisatawan.

Pihaknya mengingatkan, bahwa Pos pengamanan yang telah didirikan di sejumlah titik di Kabupaten Simalungun bukan hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga dijadikan sebagai tempat untuk membuat laporan pengaduan apabila ada terjadi aksi kejahatan yang menimpa wisatawan. [nda]