Home Peristiwa Masyarakat di Tuktuk Kesal Listrik Padam saat Pentas Samosir Music Internasional 2019

Masyarakat di Tuktuk Kesal Listrik Padam saat Pentas Samosir Music Internasional 2019

SHARE
Suasana jalan di jarak sekitar 200 meter menuju open stage, Sabtu malam (24/8/2019). (isiantar/nda).

Samosir — Masyarakat pulau Samosir khususnya yang berdomisili di Tuk-tuk Siadong merasa kesal oleh padamnya aliran listrik ke rumah-rumah warga di sekitar open stage, saat pentas Samosir Music Internasional tengah berlangsung, Sabtu (14/8) malam.

Ai na boha pas acara songon on ipamate lampu, ndang tingkos pemkab on (bagaimana sih saat ada acara begini aliran listrik dipadamkan, kurang becus kinerja pemkab ini, red), ” gerutu salah seorang warga sambil meniti jalan dengan menggunakan cahaya telepon genggamnya.

Pemadam listrik ke rumah-rumah warga itu juga berdampak bagi pengunjung Samosir Music International 2019. Sebab mereka harus meniti jalan menuju open stage, tempat acara berlangsung, karena pemadam juga membuat jalan menuju lokasi gelap gulita.

Sementara itu pentas Samosir Music International 2019 itu sendiri berjalan dengan sukses. Meski jadwal di hari ke dua (puncak acara) sempat ditunda beberapa jam karena hujan deras, namun ribuan penonton tetap berdatangan memenuhi open stage dan ruang-ruang terbuka sekitarnya.

Penonton ini bahkan antusias berinteraksi dengan setiap band penampil. Dengan cara bernyanyi bersama, berjoget, atau pun memberi tepuk tangan.

Henry Manik yang merupakan inisiator dan headproject event ini juga mengaku sangat puas dengan acara tersebut. “Wah, saya sangat puas saya. Karena saya kan keliling, saya lihat semuanya (penonton) penuh. Penonton saya lihat sangat senang, para artis dan tamu undangan juga. Ini sudah melebihi ekspektasi saya,” ungkap Henry di pagi hari usai acara tersebut. [nda]


Baca juga:

Sekedar Mengingatkan, Wisata Danau Toba Sudah Pernah Jaya