Home Politik KPU Tetapkan Perolehan Kursi DPRD Kota Siantar, Ini Hasilnya

KPU Tetapkan Perolehan Kursi DPRD Kota Siantar, Ini Hasilnya

SHARE
Suasana rapat pleno terbuka perolehan jumlah kursi untuk DPRD dan penetapan anggota legislatif terpilih dalam pemilu legislatif 2019, di Siantar Hotel, Selasa (13/8/2019. (isiantar/nda).

Siantar — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pematangsiantar, Sumut, resmi menetapkan perolehan jumlah kursi untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan anggota legislatif terpilih dalam pemilu legislatif 2019.

Penetapan jumlah kursi dan caleg terpilih digelar dalam rapat pleno terbuka di Siantar Hotel, Selasa malam (13/8/2019).

“Menetapkan jumlah perolehan kursi partai politik dan calon terpilih anggota DPRD Kota Pematangsiantar pada pemilihan umum 2019,” kata Ketua KPU Pematangsiantar Daniel Sibarani saat membaca Surat Keputusan.

Dalam rapat pleno tersebut, PDI-Perjuangan menjadi partai pemenang dengan meraih sebanyak 8 kursi, posisi kedua ditempati Golkar dengan meraih 5 kursi, lalu disusul Hanura dan Nasdem yang masing-masing meraih 4 kursi.

Selanjutnya, Gerindra dan Demokrat masing-masing meraih 3 kursi, kemudian PAN sebanyak 2 kursi, dan terakhir PKPI sebanyak 1 kursi.

Seusai rapat pleno, Daniel mengatakan, pihaknya akan segera mengumumkan hasil penetapan tersebut dan selanjutnya mengusulkan nama-nama anggota DPRD terpilih untuk diserahkan kepada Menteri Dalam Negeri agar segera dilantik.

Daniel juga mengingatkan, untuk melengkapi syarat pengusulan nama-nama anggota DPRD terpilih ke Mendagri, maka setiap calon terpilih wajib menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke KPU.

“Waktunya 7 hari dari sekarang untuk menyerahkan LHKPN dan itu wajib hukumnya. Karena jika tidak diserahkan, maka kita tidak akan mengusulkan ke Mendagri. Dan lebih cepat diserahkan, lebih baik,” kata Daniel.

Bawaslu dan Pemko Datang Terlambat

Sesuai jadwal, rapat pleno terbuka ini seharusnya dimulai pada Pukul 19.30 WIB. Tapi realitanya, pleno baru dimulai setelah Pukul 20.30 WIB.

Pantauan reporter di lokasi, molornya pelaksanaan rapat ini terjadi akibat pihak Pemko yang diwakili Wakil Walikota Togar Sitorus dan juga Ketua Bawaslu Syafi’i Siregar, datang terlambat ke acara ini. [nda]


Baca juga:

Kometragedi Pemilu ke Pemilu di Siantar